Talut Saluran Perlu Ditinggikan

316

BALAI KOTA – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memerintahkan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Energi Sumber Daya Mineral (PSDA ESDM) meninggikan sejumlah talut saluran yang masih rendah. Hampir setiap tahun, permasalahan rob banjir dan jalan rusak masih menjadi persoalan yang tak kunjung selesai di Kota Semarang.
Menurut pejabat yang akrab disapa Hendi ini, permasalahan rob dan banjir, terutama di wilayah Semarang Timur dan Genuk, menjadi pekerjaan rumah bersama seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). ”Apabila Dinas PSDA ESDM tidak bisa melakukan peninggian talut, bisa membangun talut sementara kerja sama dengan pihak BPBD. Kemudian para lurah dan camatnya dapat berperan dengan memberikan bantuan pada masyarakat,” ujarnya, Selasa (17/6).
Hendi meminta camat dan lurah tanggap dalam melayani masyarakat. Termasuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang tengah dilanda bencana. ”Masyarakat jangan dibiarkan begitu saja tanpa ada kejelasan perubahan. Bila ini dibiarkan begitu saja maka masyarakat akan semakin apatis dengan keberadaan pemerintah. Dan itu akan menghambat pembangunan Kota Semarang,” katanya.
Persoalan jalan rusak selain sering terendam rob dan banjir, juga dikarenakan kendaraan yang kelebihan beban. Untuk itu Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) bisa lebih ketat memasang rambu-rambu beban maksimal pada jalur-jalur tertentu yang tidak boleh dilewati kendaraan berat. ”Bila ada anggaran perbaikan jalan, segera lakukan perbaikan jalan, jangan menunggu jalan tersebut sampai rusak parah. Lakukan prioritas terlebih dahulu,” tuturnya. (zal/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.