Dua Anak Punk Kabur, Petugas Nyerah

321

KENDAL—Petugas gabungan Dinas Sosial bersama Satpol PP Kabupaten Kendal kemarin (17/6) menggelar razia terhadap gelandangan dan pengamen (gepeng), serta anak-anak jalanan (anjal) dan orang-orang telantar. Operasi tersebut dilakukan di sepanjang jalur Pantura Kendal dari timur hingga barat Weleri.
Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan belasan orang gila dan gepeng maupun anjal. Razia sempat diwarnai aksi kejar-kejaran saat petugas hendak menangkap dua anak jalanan berkostum menyerupai anak punk. Keduanya ditangkap lantaran kerap mangkal di perempatan jalan lingkar Weleri.
Awalnya petugas hendak membawa anak punk tersebut ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan. Namun di tengah perjalanan, keduanya tiba-tiba kabur dengan meloncat dari atas mobil patroli Satpol PP. Dua anak punk itu lari tunggang langgang, sementara petugas yang kalah stamina tidak mampu mengejar akhirnya pasrah membiarkan kedua anak punk tersebut lolos.
“Kebanyakan yang kami amankan adalah orang gila, terutama yang berada di sekitar pasar dan tepi jalur pantura,” kata Kepala Dinas Sosial Kendal, Kuncahyadi kepada Radar Semarang, Selasa (17/6).
Kun mengatakan, sasaran razia memang diutamakan orang gila. Sebab, banyak ditemukan orang gila yang berkeliaran di tepi jalan tanpa busana. Razia dilakukan untuk menciptakan kondisi nyaman menjelang bulan puasa. Belasan orang gila dan gelandangan itu selanjutnya dibawa petugas ke panti sosial di Semarang. Sedangkan gepeng, anjal dan anak telantar nantinya akan dibina untuk diberikan pelatihan keterampilan agar tidak kembali ke jalanan.
Dia mengakui meski kerap dilakukan razia, keberadaan orang gila dan gelandangan terus bertambah. Hal itu, menurutnya, lantaran Kendal berada di jalur Pantura yang kerap menjadi tempat pembuangan hasil razia dari daerah lain yang tidak tertampung di panti sosial. (bud/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.