Jumlah Pemohon Kartu Kuning Meningkat

307

KAJEN-Usai pengumuman kelulusan SMA dan yang sederajat, jumlah pemohon layanan kartu kuning baru (AK1) dan perpanjangan AK1, meningkat hingga 80 persen dari sebelumnya. Sejak seminggu lalu, mulai pagi hari, mereka sudah antre mengambil formulir AK1 di kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pekalongan.
Farida, 19, warga Desa Kayuguritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan mengungkapkan bahwa dirinya membuat kartu kuning untuk melamar kerja di Jakarta.
“Kartu kuning ini, hanya untuk jaga-jaga kalau disyaratkan dalam lowongan pekerjaan. Karena membuatnya lama, terkadang tidak cukup hanya sehari, mending membuat dulu sebelum mendaftar kerja,” kata Farida, Rabu (18/6) siang kemarin.
Kepala Dinsosnakertrans, Kabupaten Pekalongan, Harry Suminto mengatakan bahwa sejak awal Mei, pemohon Kartu Kuning didominasi yang baru saja lulus SMA/SMK sederajat dan SI. Menurutnya, pada bulan Mei lalu, jumlah pencari kerja baru mencapai 233 pencari kerja atau lebih banyak dibanding bulan April yang hanya 128 pencari kerja.
“Banyaknya para pencari kerja yang mengurus kartu kuning, masih dapat diimbangi dengan banyaknya lowongan kerja di beberapa perusahaan, baik di wilayah Kota Pekalongan maupun daerah lain. Terlebih menjelang Ramadan, banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” kata Suminto. (thd/ida)