Kejari Kendal Ajukan Banding

343

MANYARAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal secara resmi mengajukan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang terkait kasus dugaan korupsi bansos keagamaan Kendal tahun 2010 senilai Rp 1,3 miliar. Kasus ini telah menjerat terdakwa mantan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupatan Kendal Abdurrohman dan bendaharanya Siti Romlah.
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kendal Sukirno mengatakan, berkas banding telah diajukan kepada pengadilan Selasa (17/6). Menurutnya, putusan majelis hakim yang memberi vonis pidana penjara selama 2 tahun terhadap Abdurrohman dan 1 tahun 3 bulan terhadap Siti Romlah belum memenuhi rasa keadilan. ”Kami menilai putusan tersebut masih terlalu rendah dari tuntutan,” ungkapnya, Rabu (18/6).
Kusumawati Dewi, penasihat hukum Siti Romlah saat dihubungi mengaku belum mengetahui perihal upaya banding yang diajukan Kejari Kendal. Menurutnya, jika memang benar upaya banding telah diajukan, pihaknya sangat menyesalkan hal tersebut.
”Atas putusan majelis hakim, sebenarnya kami sudah menerimanya meskipun itu sangat berat. Berdasarkan hati nurani, seharusnya jaksa tidak mengajukan banding,” ungkapnya.
Dikatakan, jika melihat fakta di persidangan sebenarnya kliennya sudah sangat kooperatif dengan menjelaskan semua yang diketahuinya. Dalam kasus ini, ia hanya sebagai bawahan yang bertindak sesuai perintah atasan. ”Sebagai PNS, klien kami tidak mungkin menolaknya,” imbuhnya. (fai/ton/ce1)