Mengerucut ke Tiga Nama

278

SEKARAN – Senat Universitas Negeri Semarang (Unnes) akhirnya menuntaskan proses penjaringan tahap pertama calon rektor Unnes periode 2014-2018 di kampus Sekaran, Rabu (18/6). Peraih suara terbanyak adalah Supriyadi Rustad dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), disusul Fathur Rokhman dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), dan ketiga Suwito Eko Pramono dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS).
Proses penjaringan yang mulai pukul 09.00 sampai pukul 15.00 tersebut berjalan dengan alot. Penjaringan terpaksa harus dilakukan 2 kali karena, ada 2 calon yang memiliki jumlah suara sama. Pemilihan pertama diikuti 5 calon yaitu ketiga calon tersebut ditambah Achmadi Rifai dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dan Martitah dari Fakultas Hukum (FH).
Hasil pemilihan pertama Supriyadi meraih 37 suara, Fathur Rokhman (30 suara), Martitah (1 suara), Suwito (1 suara) dan Achmadi Rifai (nol suara). Lalu diadakan penjaringan babak dua karena posisi ketiga mempunyai suara yang sama. Hasil pemilihan kedua, Suwito meraih 34 suara, Martitah 14 suara, tidak sah 11 suara dan abstain 6 suara. Pemungutan babak pertama diikuti 69 anggota senat, dan babak kedua diikuti 65 orang.
Pimpinan Sidang Senat yang juga Direktur Pascasarjana Unnes Samsudi menyatakan, proses selanjutnya Unnes akan mengirimkan hasil 3 besar ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Sekaligus Senat Unnes minta pada Mendikbud untuk hadir ke Unnes pada pemungutan suara kedua yang direncanakan pada 26 Juni 2014.
”Pada pemilihan tanggal 26 Juni nantinya semua anggota Senat akan melakukan pemungutan suara terhadap 3 besar calon rektor hasil pemilihan pertama ini. Saat itu Mendikbud atau orang yang ditugasi khusus Mendikbud juga akan memberikan hak suaranya sebesar 35 persen,” ujar Samsudi.
Kabid Humas Unnes Sucipto Hadi Purnomo berharap, pemilihan rektor dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya. ”Semua pihak agar mengawal pemilihan rektor ini, baik itu mahasiswa, karena pemilihan rektor ini akan menentukan nasib dan arah Unnes ke depannya,” kata Sucipto. (mg1/ton/ce1)