Pengajuan Anggaran Diperketat

342

SEMARANG – KONI Jateng akan melakukan verifikasi ketat terhadap pengajuan anggaran masing-masing Pengprov pada 2015 mendatang. Verifikasi tersebut mempertimbangkan prestasi cabang olahraga di berbagai even nasional dan estimasi medali untuk PON mendatang.
Selain itu, Wakil Ketua Umum I KONI Sukahar mengatakan bahwa dalam penyusunan anggaran untuk persiapan Pra-PON, hendaknya realistis. Pasalnya, hal itu terkait erat dengan laporan pertanggungjawaban. ”Karena kita berfikirnya ke depan, kalau asal-asalan dan tidak realistis, kelak justru akan menyulitkan masing-masing Pengprov dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban,” kata Sukahar kemarin.
Seperti diketahui, pada tahun 2015, KONI Jateng rencananya akan memberikan kewenangan kepada semua pengprov untuk mengelola dana hibah pembinaan olahraga untuk persiapan menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX.
Program yang bisa disusun oleh pengprov meliputi kegiatan kejurda, pengiriman atlet kejurnas, try out, sertifikasi wasit/pelatih nasional dan internasional serta perekrutan pelatih nasional dan internasional. ”Tahun depan untuk persiapan Pra-PON, silakan pengprov menyusun anggarannya sendiri. Jadi nantinya tak ada pertanyaan lagi, misalnya kapan dana dari KONI turun? Dana hibah semua dikelola pengprov, mengikuti langkah 11 cabang yang sudah lebih dulu melakukan. Tugas KONI hanya menentukan indeks besar kecilnya, pengawasan dan adminstrasi pertanggungjawaban,” sambung Plt Ketua Umum KONI Jateng Hartono. (bas/smu)