Pertarungan untuk Naik Kelas

328

TEMANGGUNG—Ajang PBSI Cup Kejurkab Temanggung menjadi ladang pertarungan yang sengit antaratlet. Persaingan ketat tersebut dipicu banyaknya pemain lama yang ‘naik kelas’ setingkat lebih tinggi dari kategori sebelumnya. Ajang naik kelas ini menjadikan pertandingan semakin ketat.
Pemain yang ‘naik kelas’ banyak ditemukan pada kategori usia dini, anak-anak dan remaja. Sementara untuk taruna dan dewasa serta veteran hanya ditemukan beberapa atlet yang naik kelas. “Banyak yang sebelumnya dari usia dini menjadi anak-anak, dari anak-anak menjadi remaja, dan seterusnya. Kebanyakan di anak-anak,” kata Ketua Panitia PBSI Cup XIV Temanggung, Sunarto.
Ia mengatakan, dengan banyaknya atlet yang naik kelas tersebut, profesionalisme pemain dari kelas sebelumnya terasah dengan baik dalam event tengah tahunan ini. Seringnya mengikuti pertandingan memberikan performa permainan yang lebih menarik. “Yang tahun lalu, ada dari taruna ke dewasa, baru naik kelas tapi malah jadi juara. Dan ini mungkin akan terjadi,” tambahnya.
Ia mengatakan, selain pemain yang naik kelas, pemain-pemain baru juga tidak dapat dipandang sebelah mata. Pendatang-pendatang yang baru pertama kali mengikuti event ini permainan yang disajikan cukup merepotkan pemain-pemain lama. Bahkan, banyak pendatang baru yang menumbangkan para pemain yang sebelumnya merajai event ini.
“Tidak boleh dipandang rendah. Mereka memiliki kualitas yang bagus juga. Terbukti mereka banyak mengalahkan pemain-pemain lama. Dan saya pikir mereka adalah bibit yang bagus dan apabila sering mengikuti kejuaraan tentu akan semakin menarik,” terangnya.
Pada game yang berlangsung Rabu (18/6) sore kemarin, tunggal usia dini putri telah merampungkan babak penyisihan. Hensi Helena (Tunas Pamor) akan berhadapan dengan Safira (Puma), Warda Nazila (Elang Putih) bertanding dengan Estela Sinaga (SD Remaja), Elsa (Tunas Pamor) berhadapan dengan Diandra L (Merpati) serta Devi (Tunas Pamor) versus Sifa dari klub yang sama. Mereka akan bertarung untuk berebut kursi ke final.
Kelas usia dini putra sudah merampungkan babak semi final. Saktia (Elang Putih akan menghadapi Farkhan (Tunas Pamor) dan Raka Eka (Tiara) akan melawan Rizky (Garuda). Mereka telah mengantongi tiket ke final setelah mengalahkan para lawannya di dua pertandingan sebelumnya.
Kelas anak-anak putri, masih harus bertarung panjang untuk mencapai babak final. Ladona (Sindoro) akan menghadapi Diandra A (Merpati) Elsa (Elang Putih)versus Eka Putri (Tunas Pamor), Berliana (Elang Putih) versus Galuh Dewi (Garuda) dan Alvina (Tunas Pamor) menghadapi Shafilana (Merpati) dalam babak semifinal.
Sebanyak 32 game yang disajikan dalam tunggal anak-anak putra, telah rampung pada babak penyisihan dan 16 besar. Untuk mencapai empat besar, Arjun (Puma) harus menyingkirkan Gabriel P (Garuda), Akbar P (Garuda) harus berhadapan dengan M Iqbal (Garuda), Aditya Yogya (puma) harus menghadapi M Ardan (Tunas Pamor) dan Rana Yuda (Garuda) versus Andika (Puma).
“Kita melihat ada potensi besar para atlet yang kita miliki. Sejauh pantauan kami, semakin sering mengadakan kegiatan seperti ini, maka semakin baik,” tandasnya. (zah/lis)