Transaksi Tembakau Diprediksi Meningkat

347

TEMANGGUNG— Angka pembelian komoditas tembakau diprediksi meningkat pada musim tembakau tahun ini. Karena dipengaruhi cuaca yang mendukung. Peningkatan juga terjadi pada sisi kualitas yang memicu tingginya harga barang.
“Awal-awal tanam cukup bagus dengan cuaca yang panas selama beberapa minggu. Sekarang beberapa hari hujan terus. Ini sangat bagus untuk menyuburkan tanaman. Lagi pula hujan yang turun dalam beberapa hari ini tidak terlalu deras jadi sangat baik. Syaratnya, setelah ini panas terus-menerus tanpa angin,” kata Wuwuh, 35, petani tembakau di Desa Tlahab, Kecamatan Kledung.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Temanggung, Masyrik Amin, mengatakan, produksi tembakau di Kabupaten Temanggung diperkirakan mengalami peningkatan. Pada tahun lalu luasan lahan produksi tembakau mencapai 13 ribu hektare dan saat ini dari pemetaan sementara mencapai 14 ribu hektare.
Ia menjelaskan, dengan peningkatan lahan produksi akan berdampak pada kuantitas hasil tembakau. Produksi tembakau akan mengalami peningkatan cukup tajam dengan bertambahnya lahan produksi. “Total lahan ada di 14 kecamatan. Tetapi itu dapat berkembang ke kecamatan-kecamatan lainnya yang cocok,” tambahnya.
Ia mengatakan, selain peningkatan dari sisi kuantitas, diperkirakan juga akan terjadi peningkatan kualitas. Peningkatan kualitas barang terjadi lantaran informasi yang dikumpulkan oleh dinas, cuaca yang ada saat ini cukup mendukung.
Ia mengatakan, dengan kuantitas dan kualitas yang bagus, maka perdagangan hasil perkebunan tembakau juga akan mengalami peningkatan cukup tajam. Hal tersebut belum termasuk tembakau impor yang banyak dikirim dari Jawa Timur dan Jawa Barat pada musim tembakau setiap tahunnya.
“Kami sangat berharap sebenarnya jangan sampai ada tembakau campuran, tembakau impor dari luar daerah karena sebenarnya mengurangi kualitas barang. Jadi harus murni tembakau dari Temanggungan saja,” tandasnya. (zah/lis)