Bangsal Kelas III Belum Dibangun

258

TEMANGGUNG—RSUD Djojonegoro Temanggung seharusnya telah melaksanakan program pembangunan bangsal baru untuk kelas III pada akhir tahun lalu. Namun hingga medio 2014, program pendirian gedung untuk pelayanan kesehatan masyarakat menengah ke bawah tersebut belum terealisasi. Hal ini membuat DPRD Temanggung angkat bicara.
“Setelah kami pelajari seluruh program kerja yang terangkum dalam APBD 2013, APBD Mendahului Perubahan dan APBD Perubahan, teradapat item pembangunan bangsal kelas III di RSUD Djojonegoro Temanggung. Namun hingga sekarang program tersebut belum terealisasi,” kata Ketua Fraksi PPP, DPRD Temanggung, Slamet Eko Wantoro.
Ia mengatakan, ruang kelas III sangat dibutuhkan keberadaannya di RSUD, sebab bangsal tersebut akan menjadi penampung masyarakat menengah ke bawah, khususnya pasien yang menggunakan layanan kesehatan BPJS.
“Untuk itu seharusnya sudah dibangun karena kebutuhan kelas III itu sangat tinggi,” kritiknya.
Menurutnya, RSUD Djojonegoro adalah bidang pelayanan dasar bagi masyarakat, sehingga apabila ada program yang tertunda meskipun program tersebut telah tercantum sangat disesalkan. “Masih ada beberapa program yang tertunda,” lanjutnya.
Program lain yang seharusnya terealisasi adalah pengadaan alat kesehatan dan laboratorium. Kedua program tersebut sangat menunjang bagi pelayanan rumah sakit milik Pemkab Temanggung ini. Alat kesehatan adalah media yang digunakan untuk memeriksa, melakukan diagnosis dan langkah pengobatan terhadap penyakit, apabila alat tersebut tidak ada, maka pelayanan tidak akan optimal. “Padahal dana sudah kita sediakan,” terangnya.
Sedangkan laboratorium sangat penting sebagai sarana untuk pelayanan kesehatan dalam hal pengecekan lebih lanjut dari hasil diagnosis penyakit. Laboratorium yang sarana dan prasarana terbatas akan menghambat proses pelayanan kesehatan. “Kami harapkan bisa dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dengan pengawasan yang seksama,” terangnya.
Pelaksanaan tersebut dapat dilakukan pada tahun anggaran 2014. Namun, pihaknya menegaskan program tersebut harus terealisasi dengan optimal mengingat pentingnya sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan kesehatan masyarakat ini. “Kami harapkan dapat dikerjakan,” tandasnya.
Bupati Temanggung, Bambang Sukarno menyampaikan terima kasih atas perhatian DPRD Temanggung terhadap program kerja yang diselenggarakan Pemkab. Soal program yang belum teralisasi, pihaknya akan menindaklanjuti pada tahun anggaran berjalan. “Kami berterima kasih atas masukan tersebut,” tandasnya. (zah/lis)