Mantan Kepala Kantor Pos Divonis 4 Tahun 3 Bulan

293

MANYARAN – Mantan Kepala Kantor Pos Cabang Sukoharjo Sulistyanto Catur Idnardiarso akhirnya divonis pidana penjara selama 4 tahun 3 bulan atas perkara dugaan korupsi dana bantuan Beasiswa Siswa Miskin (BSM) Kabupaten Sukoharjo tahun 2009-2010 sebesar Rp 3,4 miliar. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Sukoharjo yang menuntut pidana 7 tahun 6 bulan.
”Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 4 tahun 3 bulan serta membayar denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan,” ucap hakim ketua Hastopo saat membacakan amar putusannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Jumat (20/6).
Majelis hakim menilai, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ketentuan pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. ”Atas permintaan kepala Disdik Djoko Raino Sigit, terdakwa menyetujui permintaan pencairan dana yang seharusnya disalurkan kepada siswa miskin yang berhak menerima,” ungkap Hastopo.
Dalam pertimbangannya, majelis hakim mendasarkan pada hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Hal yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa menghambat program pemerintah dalam menyukseskan pendidikan dasar sembilan tahun. ”Sedangkan hal yang meringankan adalah terdakwa memiliki tanggungan keluarga,” imbuhnya.
Terpisah, mantan supervisor Kantor Pos Cabang Sukoharjo Dyah Kusumaningsih juga menerima vonis dalam kasus yang sama. Atas perbuatannya, ia dihukum pidana penjara 4 tahun serta membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan penjara. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut pidana penjara 7 tahun 6 bulan.
Menanggapi putusan tersebut, kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir. Apakah akan mengajukan upaya banding atau tidak. Hal yang sama juga diberikan kepada JPU Sukoharjo. ”Jika dalam waktu satu minggu belum menyatakan sikap, maka dianggap menerima putusan,” ungkap hakim ketua sebelum mengakhiri persidangan. (fai/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.