Prestasi Terbaik Sejak 2011

313

MAGELANG– Meski liga belum selesai, prestasi PPSM Sakti Magelang  di musim ini sangat membanggakan. Bahkan, berada di peringkat ketiga Divisi Utama Liga Indonesia menjadi yang terbaik sejak tiga tahun terakhir.
Sejak berkompetisi di Divisi Utama Liga Indonesia, prestasi PPSM Sakti biasa-biasa saja. Musim terbaik bisa dikatakan terjadi pada tahun 2010 lalu kala masih diasuh oleh Yusak Sutanto.       
Saat itu, PPSM Sakti berhasil menjadi salah satu tim kebanggaan warga Kota Magelang. Dimana, pemain-pemain hebat semacam Ferdinand Sinaga dan Risqy Novriansyah lahir dari tangan dingin Yusak.       
Di musim berikutnya saat PPSM dilatih oleh Widiantoro kemudian mengalami penurunan performa. Namun entah kenapa begitu pindah ke Persis Solo Widiantoro sukses mengarsiteki tim kota klewer itu.
Di tahun 2012 PPSM bermetamorfosis menjadi tim dengan harapan besar. Pelatih berkelas Danurwindo didatangkan. Kurniawan Dwi Yulianto juga direkrut.      Namun sayang, penampilan PPSM Sakti justru jauh dari harapan. Suporter bahkan sempat meminta pelatih mengundurkan diri akibat buruknya penampilan PPSM.
Di musim 2013 lebih parah lagi ketika dualisme PPSM Sakti versi IPL dan Liga Indonesia. Dua tim yang diasuh Ari Mustiantoro dan Agus Gotri semuanya berada di papan bawah kompetisi masing-masing.     
Baru tahun ini, PPSM bisa berbicara cukup banyak dengan berada di posisi ketiga klasemen. Posisi yang belum pernah diraih di tahun-tahun sebelumnya.
Tim kebanggaan warga Kota Magelang ini sementara meraih 14 poin. Di bawah PSIS Semarang dan Persis Solo.     
Di bawah PPSM ada PSIR Rembang, Persipur Purwodadi, dan Persip Pekalongan. Perubahan peringkat masih ada peluang karena selisih poin hanya sedikit. “Kita tetap optimistis berada di papan tengah meski kondisi manajemen sedang tidak baik,” kata M Hasan, kemarin.     
Menurut dia, berada di posisi ketiga adalah kebanggan tersendiri. Apalagi, di tengah persaingan sengit tim-tim di Divisi Utama. “Sayang prestasi ini tak diimbangi dukungan dari pecinta sepak bola di Magelang,” ungkap dia.
Untuk itu, dia masih berharap dukungan dari pemerintah dan pengusaha di Magelang. Apalagi, masih ada empat laga sisa dimusim ini. (vie/lis)