SMA 1 Diminta Kembalikan Pungutan

381

Komite Sekolah Kompak Mundur

SALATIGA- SMA Negeri 1 Salatiga diminta mengembalikan uang pungutan siswa baru. Instruksi ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Salatiga Tedjo Supriyanto saat memanggil Kepala SMA 1, Wahyu Tri Astuti.
“Kita meminta kepada sekolah untuk mengembalikan uang pungutan siswa baru. Saya tidak mau tahu bagaimana caranya, karena kita juga tidak tahu apa – apa saat akan menarik uang tersebut,” cetus Tedjo Supriyanto saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, kemarin.
Lebih jauh Tedjo menilai Kepala SMA 1 tidak kooperatif untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul. Salah satu indikasinya adalah, dinas sampai memanggil hingga tiga kali kepada kepala sekolah sebelum akhirnya datang didampingi guru. Hal itu tentu sangat disesalkan oleh Kadisdik tersebut.
Sementara itu, merasa ”ditinggal” saat memutuskan menarik pungutan oleh sekolah, sejumlah anggota komite sekolah SMA 1 telah mengundurkan diri dari keanggotaannya. “Beberapa anggota komite sekolah non guru telah menyatakan pengunduran dirinya. Hal ini sangat kami sesali,” terang salah satu guru yang enggan disebutkan namanya.
Dikonfirmasi mengenai permasalahan ini, Sugiman, salah satu komite sekolah membenarkan mengenai kabar tersebut. “Kami memang sudah merencanakan hal itu. Namun hingga saat ini belum bisa menyampaikan kepada kepala sekolah karena tidak bisa dihubungi. Ditelepon tidak diangkat dan di-SMS juga tidak dijawab,” terang dia.
Sebagaimana diketahui, kabar tentang pungutan itu mencuat setelah dewan mendapatkan laporan mengenai adanya pungutan kepada siswa baru di SMA Negeri 1 Salatiga. Pungutan itu ditujukan kepada siswa baru yang masuk program Cerdas Istimewa dan Bakat Istimewa (CIBI), terbagi dalam program akselerasi (kemampuan lulus 2 tahun) dan program pengayaan (siswa berbakat mengembangkan bidang sains, sosial, dan humaniora). Laporan dari masyarakat mengenai pungutan siswa baru dari SMA 1 yang besarannya mencapai Rp 4 juta lebih. Uang itu bisa dibayarkan dengan cara diangsur. (sas/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.