Karya Chisye Tak Pernah Mati

372

SEMARANG – Sejumlah lagu yang pernah diciptakan atau dinyanyikan almarhum Chrisye kembali berkumandang di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang, Sabtu (21/6) malam. Konser Tribute to Chrisye ini benar-benar mampu mengobati kerinduan akan suara emas pemilik nama Chrismansyah Rahadi yang meninggal pada 30 Maret 2007 ini.
Konser dibuka dengan penampilan penyanyi lokal Rizal yang membawakan ’Kala Cinta Menggoda’. Lagu dengan aransemen bernuansa jazz dan intro keroncong ini membuai ratusan penonton, termasuk Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng Prasetyo Aribowo.
Selain musisi lokal Semarang, sejumlah musisi yang sudah malang melintang di industri musik nasional juga ikut tampil. “Kami juga mendatangkan Bene, drummer dari band pengiring Chrisye, Hudi Harsoyo, additional bassist Kla Project, Rendy eks gitaris Power Slaves dan masih banyak lagi,” terang ketua penyelenggara Budi Prabowo.
Wali Kota Hendrar Prihadi diiringi musik oleh Budi Prabowo sempat ikut menyanyikan lagu Damai BersamaMu yang diambil dari album Akustik Chrisye (1996). Lagu-lagu Chrisye yang bergantian mengalun lewat suara musisi pendukung antara lain Leni, Cintaku, Zamrud Khatulistiwa, Gita Cinta SMA, Semusim dan beberapa lagu hits di era medio 1990-an.
“Selain memperingati hari musik dunia, kami juga mengumpulkan musisi lokal untuk lebih bersemangat dalam berkarya dan mencontoh apa yang dilakukan oleh almarhum Chrisye,” kata tambah Budi.
Salah satu pengunjung, Hedi Ramhat, 45, mengaku terpukau dengan penampilan para penyanyi yang mendendangkan lagu-lagu Chrisye. “Walaupun penyanyi aslinya telah tiada, karyanya tidak pernah mati,” katanya. (den/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.