Kepala DPPAD Mundur, Dewan Kaget

509

GUBERNURAN–Pengunduran diri Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPPAD) Jateng, Herry Supangkat yang mendadak, membuat kaget kalangan dewan. DPRD Jateng menganggap, selama ini tidak ada gejolak apapun di SKPD tersebut. Namun legislator justru menilai tugas terberat di dinas tersebut adalah terkait penataan aset Pemprov Jateng yang cukup banyak.
“Saya tidak tahu persis persoalannya apa. Selama ini tidak ada gejolak maupun pelanggaran apapun atau indikasi tertentu. Sejauh ini, baik baik saja,” ujar Sekretaris Komisi C DPRD Jateng Sukirman.
Dia juga melihat DPPAD selama ini, selalu memenuhi target pendapatan daerah yang dipatok. Hanya saja, politisi PKB tersebut menilai tugas yang dipikul Herry Supangkat terlalu berat. Terutama soal penataan aset di Jateng.
“Kalau hanya murni mengurus pendapatan daerah, tidak terlalu berat dan relatif berjalan. Apalagi setiap anggaran memenuhi target. Yang paling pelik, justru soal aset. Aset di Jateng ini kan banyak. Ada aset yang produktif, ada yang perlu dilacak keberadaanya seperti lahan PRPP,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Kepala DPPAD Jateng Herry Supangkat mendadak mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut Jumat (20/6) disetujui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Sebagai pengganti Herry, posisi Kepala DPPAD Jateng sementara dijabat Puji Astuti sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Puji sebelumnya menjabat Kepala Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Kota Pekalongan.
Lebih lanjut, Sukirman meminta kekosongan jabatan Kepala DPPAD Jateng harus segera dicarikan gantinya. Sebab hal tersebut penting untuk mengawal target pendapatan daerah.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Jateng Masruhan Samsurie juga kaget dengan pengunduran diri tersebut. Sebab sepengetahuannya, kinerja Herry selama ini dianggap bagus. “Ini terbukti dengan target pendapatan yang kami patok selalu terpenuhi. Meskipun untuk ditingkatkan lagi masih ada kemungkinan, secara normatif target terpenuhi,” ujarnya.
Dia mengaku tidak tahu apa masalahnya. Masruhan justru mengaku baru tahu pengunduran diri tersebut dari wartawan. Sementara itu, usai mengundurkan diri Herry Supangkat memilih untuk segera pensiun dari PNS. “Saat ini posisi saya sebagai staf dan menunggu pensiun, proses pensiun sedang diurus,” katanya. (ric/ida)