Mangkal, PSK akan Ditindak

428

MUNGKID– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magelang mengimbau kepada para pekerja seks komersial untuk tidak beroperasi selama Ramadan. Jika masih bandel, mereka akan langsung ditindak.
“Untuk menjaga dan menghormati bulan suci Ramadan para PSK sudah kita imbau untuk tidak mangkal,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Soedjarno, kemarin.       
Meski telah memberikan peringatan, pihaknya juga bakal menggelar razia rutin. 50 petugas sudah disiapkan. “Tentu nanti dibantu  Polres Magelang, kodim, muspika dan lainnya,” kata dia.       
Menurut pantauannya, sejumlah PSK diketahui masih kerap beropersi. Di antaranya di Kecamatan Muntilan. Juga kerap memakai tempat karaoke, hotel maupun losmen yang tidak berizin berada di Secang dan Borobudur.       
Mantan Camat Ngablak itu mengaku akan memberikan sanksi kepada hotel  maupun losmen yang tidak ada izinnya. Dia mengancam akan memberikan sanksi berupa penutupan operasional.     
“Jika nanti ditemukan PSK, maka sanksi yang diberikan berbeda yakni pembinaan. Kita ada datanya dan akan ditindaklanjuti agar ada efek jera,” tegasnya.
Staf Trantib Satpol PP Kabupaten Magelang Agus Saputro menjelaskan, penertiban para PSK ini sesuai Peraturan Daerah  7/2009 dan Perbup 43/2012 tentang Penataan Dan Pemberdayaan PSK. Serta sesuai dengan Perda 10/2006 tentang Kebersihan, Keindahan.
“Untuk penertiban para PSK itu, kami juga mengacu pada Perda 12/2002 tentang tuna susila. Para PSK akan didata dan dikirimkan ke panti rehabilitasi di solo,” kata agus. (vie/lis)