Bangkitkan Tinju Amatir Semarang

322

SEMARANG – Supriyadi akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Pengkot Persatuan Tinju Amatir (Pertina) dalam Musyawarah Kota (Muskot) Pertina Kota Semarang yang berlangsung di Hotel Oak Tree Emerald Semarang, Sabtu (21/6) kemarin. Dalam muskot yang dibuka oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi itu diikuti tujuh sasana itu, di antaranya Suara Merdeka, Rambo, Moncong Putih dan BCKA.
Walikota dalam sambutan pembukaannya meminta agar organisasi Pertina bisa ramping dan cermat dalam memilih pengurus. Dia menyarankan memakai tiga kriteria yaitu mau, mampu dan punya waktu. ”Kalau sekadar mau, mungkin cari orang di Pasar Johar banyak. Tapi mau dan punya kemampuan terhadap pembinaan tinju, punya ilmu kepelatihan dan manajerial. Tak kalah penting ya harus punya waktu,” katanya.
Dia ingin pertinjuan Semarang berkibar, tak hanya di ajang Porprov atau Kejurprov, tapi nasional. Hal sama disampaikan oleh Ketua Harian Pertina Jateng Sudarsono. Menurut dia, idealnya kepengurusan itu ramping tapi efektif. Dia berharap, Semarang bisa mencetak petinju berbakat yang kelak bisa memperkuat kontingen Jateng di even nasional.
Di bagian lain, Sekum KONI Kota Mochtar Hidayat meminta, kepengurusan baru nanti mampu meningkatkan perolehan medali emas di Porprov Tegal tahun 2017 mendatang. ”Jika pada Porprov 2013 di Banyumas, kita bisa meraih dua emas, satu perak dan tiga perunggu, maka bisa meningkat di Porprov depan,” imbuhnya.
Supriyadi menjadi ketua formatur dan calon tunggal ketua mengaku siap mengemban amanah yang diberikan. Setelah kelak resmi menjadi ketua, beberapa langkah yang dilakukannya adalah menghidupkan sasana yang mati suri. Dia menyebut, sebenarnya di Kota Semarang ada sekitar 15 sasana, namun yang aktif pada kisaran tujuh sasana. ”Tugas saya adalah menghidupkan lagi. Mari kita bersama-sama menggali potensi, membina agar berprestasi di even provinsi, dan nasional,” katanya.
Supriyadi siap menggelar kompetisi rutin antar-sasana dan dua tahun sekali menggelar even nasional. Dia juga ingin mengadakan kompetisi di tempat ramai seperti di arena dugderan. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.