Puluhan Pengusaha Malam Dibina

314

KAJEN-Puluhan kafe, karaoke, panti pijat dan usaha hiburan malam di Kabupaten Pekalongan, tidak mengantongi izin alias ilegal. Karena itulah, mereka dikumpulkan di kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diberi pembinaan. Dan diperingatkan agar tidak nekat membuka usaha saat bulan Ramadan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Yuswo Hadi, mengingatkan mereka untuk menaati peraturan dengan menutup usahanya satu bulan penuh selama Ramadan yang akan datang. ”Sesuai dengan ketentuan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2012 pasal 43, bahwa tempat usaha hiburan, karaoke, tempat pijit harus tutup satu bulan penuh saat bulan puasa. Ini aturan dan harus ditaati,” tegas Yuswo Hadi.
Bagi yang melanggar aturan tersebut, kata Yuswo, sesuai Perda Nomor 12 tahun 2012, pasal 43 ayat 2, akan diancam kurungan selama 30 hari-180 hari atau denda sebanyak Rp 50 juta. ”Ini Perda yang harus ditaati. Dan bagi siapapun yang melanggar, akan saya tindak tegas. Kami akan menjalankan aturan tersebut,” ancamnya.
Kasi Penegakan Perda, Handoyo menjelaskan bahwa belum lama ini telah diadakan rapat lintas sektoral yang melibatkan pihak kepolisian, termasuk DPRD. Hasilnya, pengusaha hiburan harus tutup selama satu bulan penuh, terlepas yang sudah mengantongi izin atau belum.
”Aturannya sudah jelas. Sehingga, harapan kami ini harus dipatuhi secara baik. Dan selama bulan puasa, kami akan melakukan patroli. Jika melanggar aturan, akan kami tindak tegas,” ancam Handoyo.
Sementara itu, Sobirin, 41, salah satu pengelola karaoke di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (21/6) siang kemarin, mengaku siap menutup tempat usahanya selama bulan puasa berlangsung. Bahkan, para pekerja kafe karaoke, sudah mengemasi barangnya untuk pulang kampung 2 hari menjelang bulan puasa.
“Saya manut saja pada Pemkab Pekalongan, agar semuanya baik-baik saja. Sehingga usaha saya bisa lancer. Rencananya, saya akan buka lagi setelah Lebaran nanti,” ungkap Sobirin yang mengaku telah menjalani usaha hiburan karaoke selama tiga tahun. (thd/ida)