Dihantam Safari, Anggota Zipur Tewas

510

UNGARAN- Anggota Kesatuan Zidam IV/Diponegoro, Peltu Suharjo, 52, warga Asrama Batalyon Zipur-4/TK, Kebonpolo RT 03 , RW 04, Bandarharjo, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang tewas ditabrak bus PO Safari H 1648 DL di depan markas Batalyon Zipur-4/TK Jalan Gatot Soebroto, Ungaran. Akibat benturan keras menyebabkan tubuh korban terpental dan tertabrak mobil lainnya. Korban mengalami luka parah di kepalanya hingga tewas dalam perjalanan menuju RSUD Ungaran.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut tersebut terjadi Senin (23/6) sekitar pukul 05.15. Saat itu, Peltu Suharjo akan berangkat ke kantornya di kompleks militer Kodam IV/Diponegoro di Semarang. Kebetulan korban tinggal di Asrama Batalyon Zipur-4/TK yang berada di Bandarharjo, Ungaran. Setiap hari korban berangkat naik angkutan umum. Begitu keluar dari asrama, korban menyeberang jalan untuk mencegat angkutan.
Ketika korban menyeberang dan berada di tengah jalan, tiba-tiba meluncur dengan kecepatan tinggi bus Safari yang dikemudikan Mulyanto, 46, warga Ngabral RT 01 RW 02, Kabupaten Magelang dari arah Semarang menuju Bawen. Karena jarak yang dekat membuat sopir tidak bisa menghentikan busnya. Akibatnya, bus menabrak korban hingga terpental. Celakanya, begitu terpental, korban kembali ditabrak kendaraan lainnya dari arah Bawen ke Semarang.
“Ketika itu, korban akan berangkat tugas, saat jalan kaki menyeberang jalan ditabrak bus. Korban mengalami luka di kepala hingga meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit,” tutur Kapolres Semarang AKBP Augustinus B. Pangaribuan.
Saksi dalam kejadian itu Praka Lasimin yang bertugas di pos jaga Kompi-C, Yonzipur-4/TK langsung melaporkan adanya kejadian tersebut. Sementara korban diangkut petugas menuju ke RSUD Ungaran. Petugas Satlantas Polres Semarang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sopir dan busnya sebagai barang bukti. “Kita masih mendalami kasus kecelakaan tersebut. Diduga kecelakaan akibat kelalaian sopir bus, sehingga menabrak korban,” pungkas kapolres. (tyo/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.