Mahasiswa Unisfat Olah Jagung Jadi Sirup

371

DEMAK-Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Sultan Fatah (Unisfat) Demak berhasil mengolah bahan jagung menjadi sirup, yakni minuman anti dahaga. Keberhasilan itu praktikkan ketika mereka melaksanakan KKN di wilayah Kecamatan Karangawen, kemarin.
Ada 4 desa yang dijadikan lokasi KKN yang mengusung tema pengabdian masyarakat dan tekhnologi tepat guna tersebut. Yakni, Kelompok 1 di Desa Brambang, Kelompok 2 di Desa Wonosekar, Kelompok 3 di Desa Rejosari dan Kelompok 4 di Desa Jragung. Mahasiswa ini berasal dari Fakultas Tekhnik (6 prodi), Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (4 prodi) dan Fakultas Agama Islam (1 prodi). Mahasiswa yang KKN jumlahnya ada 41 orang.
Ketua pelaksana KKN, Muhamad Amry SE, MPd MSi menuturkan, pihaknya terus memotivasi para mahasiswa untuk memunculkan ide-ide liar agar bisa dipraktikkan di tengah masyarakat. “Kami tinggal memfasilitasinya,” terang Amry.
Rektor Unisfat Demak, Dra Suemy, MSi mengungkapkan bahwa selain sirup jagung, kreasi mahasiswa yang dikembangkan adalah membuat klobot (kulit jagung) jadi souvenir seperti tisu, membuat mesin perontok jagung, membuat mesin penyedot air bekas serta membuat meja dan tempat lampu dari limbah bambu. 
Rektor Suemy mengatakan, sirup dibuat cukup mudah dengan khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan. “Sirup dibuat dengan bahan alami tanpa pengawet atau pewarna,” katanya.
Sedangkan, untuk pembuatan souvenir dari klobot dinilai punya harga jual yang baik karena bisa dijadikan berbagai bentuk souvenir. “Mahasiswa juga memanfaatkan limbah bambu yang semula tidak berguna menjadi bermanfaat. Bisa dibuat untuk meja, kursi dan lainnya,” ujar dia.
Yang menarik, mahasiswa dari Tekhnik Mesin mampu membantu warga desa dengan menciptakan mesin yang bisa mempercepat hasil pengolahan pertanian. “Dengan KKN ini, mahasiswa bisa memahami bagaimana ilmu yang diperoleh bisa berguna bagi masyarakatnya. Ini sebagai proses pembelajaran . Karena itu, kreativitas mahasiswa harus tetap terjaga. Sebab, masyarakat akan bisa merasakan langsung,” jelas Rektor Suemy. (hib/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.