Usulkan Membangun Jembatan Penyeberangan

334

TEMANGGUNG—Salah satu titik kemacetan yang terjadi di wilayah Kota Temanggung adalah Pasar Kliwon Temanggung. Pusat perekonomian masyarakat terbesar di Kabupaten Temanggung ini membutuhkan jembatan penyeberangan. Jembatan tersebut dinilai akan mampu mengurai tingkat kemacetan yang disebabkan lalu lalang pengguna pasar.
Anggota DPRD Temanggung, Mudiyanto mengatakan kemacetan yang terjadi di Pasar Kliwon Temanggung harus diurai. Tingkat kemacetan di sepanjang Jalan S. Parman tersebut sampai di ujung jalan Jenderal Sudirman. “Padahal sudah satu arah,” katanya.
Ia menjelaskan, kemacetan yang terjadi di jalur ini akan semakin parah dengan banyaknya volume kendaraan yang melintasi jalur utama ITU. Volume kendaraan yang meningkat akan memicu kemacetan lebih parah pada jalur ini. Sehingga kebutuhan terhadap jalur baru akan meningkat. “Karena tidak bisa membuat jalur baru maka harus ada alternatif lain,” katanya.
Ia mengatakan, salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah mengurai penyebab kemacetan yang terjadi di jalur ini. Salah satu penyebabnya adalah pejalan kaki yang menyeberang di antara Pasar Utara dan Pasar Selatan serta ke Pasar Temanggung Permai. “Penyeberang tersebut jumlahnya cukup banyak dan tidak ada lampu lalu lintas yang mengatur,” terangnya.
Untuk itu, salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pembangunan jembatan penyeberangan antara Pasar Kliwon Utara daengan Pasar Kliwon Selatan. Jembatan penghubung ini dinilai akan mampu mengurai kemacetan. “Sehingga para penyeberang akan lebih tertata,” katanya.
Bupati Temanggung, Bambang Sukarno berjanji akan menindaklanjuti usulan tersebut. Menurutnya hal tersebut perlu pembahasan yang lebih terinci dan detail. “Terhadap usulan jembatan penyeberangan di Pasar Kliwon yang sudah mulai macet akan kami kaji lebih lanjut,” tandasnya. (zah/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.