2.060 Botol Miras Dimusnahkan

326

KENDAL—Ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai jenis merek dan ratusan liter miras oplosan di dalam wadah jerigen, dimusnahkan dengan cara digilas dengan alat berat di depan halaman Polres Kendal, Kamis (26/6) kemarin. Miras tersebut merupakan hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) yang melibatkan 20 Polsek di Kendal.
“Operasi pekat telah kami lakukan selama sebulan ini. Hasilnya, penjualan miras yang tidak memiliki izin kami lakukan penyitaan,” ujar Kepala Polres Kendal, AKBP Haryo Sugihartono, Kamis (26/6) kemarin.
Operasi pekat, menurutnya, dilakukan untuk membersihkan lingkungan masyarakat yang sebentar melaksanakan puasa di bulan suci Ramadan. Pemusnahan dilakukan setelah ada putusan Pengadilan Negeri (PN) Kendal.
“Yakni PN Kendal memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kendal sebagai eksekutor. Kemudian Kejari berkoordinasi dengan Polres selaku pelaksananya. Ini hanya sebagian saja yang kami musnahkan. Lainnya, masih ada 500 botol lebih dan ratusan liter oplosan belum dapat kami musnahkan karena belum memiliki putusan pengadilan,” jelasnya.
Haryo memperinci jumlah miras dan oplosan yang berhasil dilakukan penyitaan, terdiri atas 2.060 botol miras dari berbagai merek, 693,5 liter minuman oplosan, dan 40,5 liter minuman ginseng.
Dari hasil operasi, petugas kepolisian juga mengamankan 44 penjual miras. “Miras ini memang salah satu target operasi menjelang puasa. Karena itu, akan kami tingkatkan lagi di bulan puasa. Harapannya, masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa lebih tenang dan tidak terganggu dengan gejolak sosial akibat pekat,” tambahnya.
Menurutnya, miras terutama oplosan sangatlah berbahaya. Bisa menyebabkan orang lupa segalanya dan memicu tindakan kriminalitas. “Sedangkan miras oplosan yang belum memiliki izin edar sangat membahayakan orang yang mengkonsumsinya,” kata Harryo.
Wakil Bupati Kendal, Mustamsikin yang turut hadir menyaksikan pemusnahan. Menurutnya, upaya aparat kepolisian harus didukung semua pihak. Baik pemerintah daerah maupun masyarakat. “Pemkab sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan aparat kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat dan segala kejahatan lainnya,” katanya. (bud/ida)