Palsukan Sertifikat, Dituntut 1,5 Tahun

353

KRAPYAK – Lantaran menyewakan bangunan menggunakan sertifikat yang sudah tidak berlaku, Joe Tjie Liang alias Bambang Lianggono, 69, warga kelurahan Randugarut Kecamatan Tugu Semarang harus menjalani persidangan. Ia terancam dipidana selama 1,5 tahun terkait dugaan pemalsuan surat.
Hal tersebut terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, Betani membacakan tuntutannya di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Kamis (26/6). ”Menuntut majelis hakim yang memeriksa perkara ini menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun enam bulan terhadap terdakwa,” ungkapnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Wiwik Suhartono.
JPU membeberkan, terdakwa dinilai terbukti melakukan pemalsuan atas surat sewa pada sebuah kantor perusahaan PT Wei Ling yang terletak di kawasan Industri Wijaya Kusuma Semarang. Terdakwa menggunakan sertifikat perusahan yang telah dinyatakan hilang sejak 2007 untuk kemudian disewakan kepada pihak lain. Padahal telah diterbitkan sertifikat pengganti oleh BPN (Badan Pertanahan Nasional). ”Atas perbuatannya, terdakwa telah melanggar ketentuan pasal 266 ayat (1) KUHP jo pasal 374 KUHP,” ungkapnya.
Usai sidang, Yohanes Sugiwiyarno, salah satu korban pelapor mengungkapkan bahwa tuntutan yang diajukan JPU masih terlalu ringan. Pasalnya yang bersangkutan pernah menjadi buron dan sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) oleh Polrestabes Semarang. ”Perbuatan terdakwa telah merugikan perusahaan,” ungkapnya.
Yohanes berharap majelis hakim memberi putusan yang seadil-adilnya kepada terdakwa. Sebab, ia telah menyewakan pabrik plastik seluas 18.000 meter persegi itu kepada orang lain sebesar Rp 500 juta dengan jangka waktu sampai 2015. ”Demi sisi keadilan, minimal (putusan) sama dengan tuntutan jaksa,” imbuhnya.
Seperti diketahui, kasus dugaan pemalsuan ini telah dilaporkan saksi korban berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/2087/ XII/2013/ Restabes tertanggal 12 Desember 2013. Laporan tersebut merupakan kali keempat setelah sebelumnya tidak diproses penyidik. (fai/ric/ce1)