Produksi Ikan Masih Rendah

267


UNGARAN – Sekalipun memiliki Rawa Pening sebagai danau alam terluas, namun produksi ikan di Kabupaten Semarang tergolong rendah. Pada 2013, produksi budidaya ikan seperti nila, karper, gurami dan lele mencapai 3.189 ton, sedangkan produksi ikan tangkap 1.244 ton. Padahal kebutuhannya lebih dari hasil produksi tersebut. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan lokal saja harus mendatangkan dari daerah lain.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Semarang, Agus Purwoko Djati mengatakan, rendahnya produksi perikanan di Kabupaten Semarang disebabkan kesulitan permodalan, padahal biaya produksinya cukup tinggi. Selain itu masih perlu meningkatkan penyuluhan untuk kematangan dalam manajemen perikanan.
“Biaya produksi perikanan cukup tinggi, sehingga perlu modal yang banyak. Selain itu perlunya meningkatkan kematangan organisasi, apalagi di sini masih kurang pembudidaya. Itulah yang menjadi akar masalah yang terjadi selama ini,” tutur Agus Puwoko Djati, Kamis (26/6) kemarin.
Kondisi itulah yang menyebabkan di Kabupaten Semarang terjadi kekurangan stok ikan air tawar. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan ikan, selama ini harus mendatangkan dari daerah lain. (tyo/aro)