Hanura Protes Spanduk Capres

316

UNGARAN – Panwaslu Kabupaten Semarang menerima pengaduan dari DPC Hanura Kabupaten Semarang terkait pemasangan spanduk yang menutupi Giant Letter milik Hanura di bukit Lemah Abang, Bergas, Kabupaten Semarang. Pihak Hanura keberatan reklame tersebut dipasangi spanduk bergambar pasangan capres dan cawapres Prabowo-Hatta Rajasa.
Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto membenarkan adanya surat aduan dari DPC Hanura terkait pemasangan spanduk pada Giant Letter milik Hanura tersebut. Namun pihaknya masih melakukan kajian terkait permasalahan itu. ”Permasalahan tersebut termasuk sengketa alat peraga kampanye (APK). Jadi, akan tetap kita tindaklanjuti untuk menyelidiki kapan penutupan dilakukan dan dasar hukum untuk menindaklanjuti masalah tersebut,” kata Agus kepada Radar Semarang, Jumat (27/6).
Dalam waktu dekat Panwaslu akan memanggil kedua belah pihak, yakni DPC Hanura dan Tim Capres dan Cawapres Prabowo-Hatta Rajasa untuk melakukan klarifikasi. Sehingga nantinya dapat dijadikan dasar untuk menentukan sebuah keputusan. Setelah selesai klarifikasi akan digelar sidang sengketa. ”Jika dalam sidang sengketa tidak menemukan titik temu, maka Panwaslu lah yang akan memutuskan hasilnya,” ujarnya.
Ketua DPC Hanura Kabupaten Semarang, Kusulistyono, membenarkan pihaknya telah mengadukan masalah tersebut. Pihaknya meminta agar spanduk capres-cawapres Prabowo-Hatta yang menutupi alat peraga kampanye (APK) bertuliskan ”HANURA 10” dengan tinggi huruf 7 meter dan lebar huruf 2 meter ini dicopot. (tyo/aro/ce1)