Jembatan Ambrol, Akses Terganggu

308

DEMAK – Jembatan kecil yang menghubungkan jalan antara Kecamatan Gajah dengan Kecamatan Dempet, tepatnya di ruas jalan Cangkring – Tompe di Dukuh Bicak, Desa Harjowinangun, Kecamatan Dempet ambrol. Bis beton yang berfungsi mengalirkan air irigasi pertanian jebol akibat tak mampu menahan beban truk yang setiap hari melalui jalan yang kondisinya juga rusak berat tersebut.
Lantaran mengalami kerusakan tersebut, truk yang biasa hilir mudik membawa muatan hasil pertanian maupun material bangunan tidak berani lewat jembatan tersebut. Truk – truk ini khawatir terperosok ke lubang bis beton. Pengemudi truk, Sucipto warga Desa Harjowinangun menuturkan, jembatan penghubung tersebut mendesak segera diperbaiki. Jika tidak, kendaraan berat harus berputar melalui jalan lainnya yang jaraknya lebih jauh. “Tingkat kerusakan jembatan cukup parah. Bahkan, bagian permukaan jembatan yang bolong atau ambrol terpaksa ditutupi tanah padas supaya kendaraan kecil tetap bisa melaluinya,” ujar dia.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan dan Energi (DPUPPE), Budi Haryanto menuturkan, pihaknya telah menerima informasi terkait ambrolnya jembatan penghubung Cangkring-Tompe tersebut. “Akan segera kita tangani agar tidak lama-lama menganggu akses kendaraan,” katanya. (hib/ric)