Nyalip, Tabrak Truk TNI, 1 Tewas 4 Luka

297

TUNTANG – Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Fatmawati, kawasan Lopait, Tuntang, tepatnya di depan Rumah Makan Bu Toha, Jumat (27/6) pukul 06.30. Dalam kecelakaan tersebut melibatkan truk TNI milik Kodim 0714/Salatiga nomor registrasi 9012-IV, Suzuki Carry H 9302 VY serta Toyota Avanza H 9476 WX. Akibat kecelakaan itu, sopir Suzuki Carry, Kholikul Malikyanto, 45, warga Kauman, RT 1 RW 4 Kelurahan Sumberrejo, Gunungpati, Kota Semarang tewas seketika. Sedangkan istri dan anaknya, yakni Mulyani, 40, dan Laila Rahmat, 15, mengalami luka lecet di kepala dan kakinya.
Adapun pengemudi truk militer Serda Muhamad Kharir hanya luka ringan, sedangkan penumpangnya Serda Pardi, mengalami luka robek di wajah serta Kopka Naiman mengalami luka lebam di punggung dan tangan. Para korban selanjutnya dievakuasi ke RSU Salatiga untuk menjalani perawatan. Hingga kemarin, petugas Satlantas Polres Semarang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Informasi yang dihimpun Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan tersebut berawal ketika Suzuki Carry yang disopiri Kholikul melaju dari arah Bawen menuju Salatiga bersama istri dan anaknya. Sampai di kawasan Lopait, Tuntang, mobil Carry tersebut mengikuti bus PO Mulyo Indah yang berusaha menyalip sejumlah kendaraan lewat lajur kanan.
Setelah menyalip sejumlah kendaraan, bus berhasil masuk ke jalur kiri kembali. Namun nahas, mobil Carry yang disopiri korban tidak mendapat ruang untuk masuk ke jalur kiri. Padahal dari arah berlawanan melaju truk militer yang disopiri Serda Muhamad. Akibatnya, tabrakan tidak terhindarkan lagi. Moncong mobil Carry tersebut menghantam keras bak truk militer bagian depan kanan. Benturan keras itu menyebabkan mobil Carry tersebut ringsek. Selain itu, Avanza yang ada di belakang truk juga ikut tertabrak hingga bodi depan kanannya ringsek. 

Sopir Suzuki Carry Kholikul akhirnya tewas dengan luka parah di kepala. Sedangkan anak dan istrinya mengalami luka ringan di kepala. Begitu juga dengan anggota TNI yang berada di dalam truk. Para korban kemudian dibawa ke RSU Salatiga.
Dari hasil penyelidikan sementara anggota Satlantas Polres Semarang, diduga penyebab kecelakaan karena mobil Carry yang dikendarai korban berjalan di lajur kanan melanggar marka jalan hingga terjadi tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Untuk kepentingan penyelidikan, semua kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di kantor Satlantas Polres Semarang.
Kepala Staf Kodim 0714 Salatiga, Mayor Otok Kusnaniwoto, mengatakan, pagi itu rombongan dari Kodim akan menuju ke Mapolres Semarang mengikuti kegiatan Patroli Gabungan. Rombongan terdiri atas kijang patroli dan truk yang mengangkut anggota TNI. Sampai di lokasi kejadian justru truk TNI yang ditabrak kendaraan dari arah berlawanan.
”Posisi rombongan Kodim berada di jalurnya. Sementara tabrakan terjadi karena dari arah berlawanan ada bus dan Suzuki Carry yang menyalip masuk ke jalur kami. Kijang patroli yang ada di depan truk sempat menghindar ke kiri ketika jarak sudah dekat. Begitu juga truk sempat menghindar ke kiri. Tetapi ternyata di belakang bus itu ada mobil Carry, sehingga mobil itu pun akhirnya menabrak truk kami,” tutur Otok. (tyo/aro/ce1)