Cocok Jadi Arena Outbond

360

DENGAN wilayah yang luas dan masih alami, hutan Tinjomoyo dipandang cukup berpotensi dijadikan area wisata outbond baik untuk anak maupun orang dewasa. Arena outbond tersebut dipandang masih belum tersedia di Kota Semarang.
Penggagas Komunitas Penggiat Pariwisata Kota Semarang Benk Mintosih mengatakan, Tinjomoyo sangat berpotensi dijadikan tempat wisata outbond terutama untuk anak yang selama ini belum ada di Semarang.
“Bisa ditawarkan ke investor sebagai arena outbond agar lebih banyak pilihan destinasi di Semarang. Selama ini kan anak-anak lebih sering berwisata ke mal, jarang ada tempat yang bisa didatangi untuk wisata edukatif,” ujarnya kepada Radar Semarang.
Menurutnya, potensi Tinjomoyo tersebut selama ini sudah terlihat karena kerap dipakai untuk lokasi bermain airsoft gun dan paintball. Dia mendambakan hutan di tengah kota tersebut bisa menjadi arena outbond yang lengkap, sehingga banyak memberikan pilihan.
“Di situ misalnya anak-anak bisa belajar cara menanam padi yang benar, bermain di sawah, membajak sawah atau bercocok tanam. Juga melakukan berbagai permainan yang melatih saraf motorik,” paparnya.
Selama ini, area outbond lokasinya masih berada di luar Kota Semarang seperti Kampung Jawa Sekatul di Kendal, dan Kampung Kopi Banaran Bawen. Dia melihat Kota Semarang masih kekurangan destinasi wisata. Hal ini mengakibatkan masa tinggal wisatawan di kota ini relatif pendek.
“Length of stay di Semarang sering tidak lebih dari 2 hari karena pilihan objeknya terbatas. Padahal di kota lain bisa sampai 3 hari,” katanya.
Dia menambahkan, agar dapat menarik investor, potensi Tinjomoyo harus terus-menerus dipromosikan oleh pemkot. Benk mencontohkan objek wisata Gedung Lawang Sewu yang dulunya tertutup, sekarang mulai terbuka menerima pengunjung. Hal tersebut karena keberadaan dan kemegahan Lawang Sewu terus dipromosikan.
“Jika pemkot sudah mengusung tagline Ayo Wisata ke Semarang, seharusnya pilihan objeknya harus lebih banyak, sehingga orang ke Semarang benar-benar untuk berwisata, tak sekadar singgah untuk bisnis,” ujarnya. (ric/aro)