Nongkrong Bareng PK Dihajar

302

BARUSARI-Nasib apes dialami oleh Yan Arta Wijaya, 24, warga Jalan Wologito, Kembangarum, Semarang Barat. Betapa tidak, ia babak belur dipukul lelaki tak dikenal ketika asyik nongkrong dengan dua pemandu karaoke (PK) kenalannya di depan Aple Karaoke, Jalan Abdulrahman Soleh, Sabtu (28/6) sekitar pukul 04.00.
Tak pelak, ia mengalami luka di pelipis kiri, lebam dan kepala pusing. Pelaku seorang lelaki tak dikenal, tiba-tiba memukul dengan membabi buta. Kuat dugaan, pelaku dalam kondisi mabuk. Tidak terima dengan perlakukan yang dialami tersebut, akhirnya Wijaya melaporkan kasus yang dialaminya ke Polrestabes Semarang.
Wijaya menuturkan, kejadian itu bermula ketika dirinya sedang duduk santai mengobrol dengan dua rekannya yang berprofesi sebagai PK di depan karaoke Aple Karaoke. Obrolan yang cukup akrab tersebut, kerap diselingi gelak tawa dan canda. Ketika sedang asyik, tiba-tiba datang pemuda sambil marah-marah. Tanpa banyak bicara, pemuda itu langsung melakukan pemukulan. Karena medadak, Wijaya tidak kuasa menghindari dari pukulan tersebut. “Dipukul kena kepala, tidak sempat menghindar. Karena begitu datang, langsung main pukul,” katanya melapor.
Belum sempat membalas, pelaku kembali memukul. Beruntung, Wijaya berhasil menghindar sehingga tidak terkena pukulan. Kontan saja, ia mengalami luka di pelipis dan kepala pusing. “Saya tidak kenal siapa dia. Selama ini juga, tidak ada masalah,” imbuhnya.
Usai melampiaskan emosinya, pelaku kabur begitu saja tanpa menyesal. Wijaya hanya bisa menahan rasa sakit sembari memegang lukanya yang lebam. Pelaku diduga kuat dalam kondisi mabuk. “Habis memukul, langsung kabur. Saya tidak kenal sama dia,” tambahnya. Wijaya akhirnya melaporkan kasus yang dialaminya ke Polrestabes Semarang. (fth/ida)