Pecinan jadi Pusat Kuliner Dadakan

308

DEMAK – Ngabuburit di awal bulan Ramadan terasa berbeda dengan tahun sebelumnya. Bila semula lokasinya ditempatkan di Alun-Alun Kota Demak, sejak kemarin dipindahkan ke kawasan Pecinan. Lokasi berada di sebelah utara Alun -Alun tersebut.
Pecinan menjadi arena kuliner dadakan. Warga berbondong-bondong mengunjungi kawasan tersebut. Sebab, selain kuliner dimanfaatkan juga oleh para pedagang asongan untuk berjualan aneka macam mainan anak-anak dan lainnya. Diantara makanan khas saat ngabuburit awal puasa Ramadan adalah kuliner sate keong. Sate keong ini banyak dijajakan dan diburu masyarakat setempat.
Salah seorang penjual sate keong, Susi, 38, warga Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota menuturkan, dirinya sudah 15 tahun lebih mremo sate keong saat awal bulan suci Ramadan. “Sate keong menjadi klangenan warga. Karena itu, ngabuburit tanpa sate keong rasanya tidak lengkap. Untuk satu porsi sate keong ini saya jual Rp 15 ribu,” terang Susi yang berjualan dengan dibantu anaknya tersebut.
Sementara itu, untuk mengawali puasa Ramadan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Demak juga menggelar kegiatan budaya seperti mendatangkan seni Barong dari Kecamatan Bonang. Kepala Disparbud, M Ridwan mengatakan, seni Barong tersebut turut dihadirkan untuk menghibur masyarakat. “Kita hibur warga dengan tari kebudayaan ini,” katanya. (hib/ric)