Pelebaran Jalan Mijen Ditagih

750

BALAI KOTA – Janji Pemkot Semarang akan melebarkan jalan Ngaliyan-Cangkiran, hingga kini belum direalisasikan. Menghadapi Lebaran nanti, jalur tersebut bakal menjadi salah satu jalur alternatif arus mudik. DPRD Kota Semarang pun menagih janji pemkot yang sebelumnya menjanjikan akan melebarkan jalur Ngaliyan-Cangkiran mulai dari Koramil Mijen hingga Sub-Terminal Cangkiran.
Jalan dari Ngaliyan hingga kantor koramil telah dilebarkan pada 2013 lalu. Jalan dilebarkan dari 5 menjadi 8 meter sebagai respons dari peluncuran BRT Trans Semarang koridor IV rute Bandara A Yani-Cangkiran. Namun karena anggaran terbatas pelebaran tidak sampai ke Cangkiran. Pemkot menjanjikan kelanjutan pelebaran hingga perbatasan Kendal itu pada 2014 ini.
Ketua DPRD Kota Semarang Wiwin Subiyono mengatakan, pelebaran jalan dari Koramil Mijen hingga Sub-Terminal Cangkiran harus segera dilaksanakan. Pada saat terjadi arus mudik, penyempitan jalan di daerah itu pasti akan mengganggu kelancaran lalu lintas. Terutama para pengguna kendaraan akan terjebak kemacetan. ”Mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan di ruas jalan itu sekarang sangat ramai. Jika jalan tak segera dilebarkan lalu lintas saat arus mudik pasti akan sangat crowded dan macet,” terangnya.
Jalan yang harus dilebarkan itu, menurutnya, hanya sekitar 2 kilometer. Karenanya diharapkan pemkot memasukkan pada masalah prioritas untuk dikerjakan.
Saat ini, pada jam berangkat dan pulang kerja, jumlah kendaraan sangat padat. Apalagi jika sudah memasuki waktu arus mudik dan balik Lebaran. ”Jalan tersebut juga dilewati bis BRT untuk ukuran besar, jika volume kendaraan sangat banyak saat arus mudik ya pasti akan ada kemacetan,” tegas legislator dari Fraksi Demokrat ini.
Tak hanya penyempitan, kondisi badan jalan dari kantor koramil hingga Cangkiran itu juga banyak yang berlubang. Sehingga akan membahayakan para pengguna jalan.
Ditambahkan, perbaikan jalan tersebut adalah termasuk upaya peningkatan pelayanan pemkot kepada penumpang. Sebab antusias masyarakat yang menggunakan BRT di koridor IV tersebut juga sangat banyak. Dengan pelebaran dan perbaikan jalan maka tentu perjalanan akan semakin nyaman dan cepat sampai ke tujuan. ”Jalan di Cangkiran ini juga wilayah pinggiran, perbatasan dengan daerah Kabupaten Kendal, sehingga harus diperhatikan,” tandas Wiwin.
Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Iswar Amindudin menjanjikan, pelebaran jalan tersebut akan segera dilakukan. Saat ini pemenang lelang proyek pelebaran jalan dengan pagu anggaran Rp 3 miliar telah didapatkan. Sehingga dalam waktu dekat pelebaran jalan itu akan segera mulai dilaksanakan. ”Kami akan perintahkan pemenang lelang segera melakukan kegiatannya,” katanya. Jalan sepanjang 2 kilometer tersebut akan dilebarkan dan diperbaiki dan dilebarkan menjadi 8 meter. Nantinya jalan tersebut akan dibagi menjadi dua lajur. (zal/ton/ce1)