Sahur Miras, 7 Pelaku Ditangkap

337

SEMARANG BARAT – Ketika kaum muslimin menyiapkan makan sahur puasa Ramadan hari pertama, tujuh warga Semarang Barat justru berpesta miras di sebuah warung di Jalan Damar Wulan. Tepatnya di belakang Pasar Karang Ayu, Minggu (29/6) dini hari.
Beruntung, petugas berhasil mengidentifikasi aksi pesta miras tersebut. Dengan cepat, petugas Polsek Semarang Barat menggerebek dan mengamankan para pelaku. Mereka adalah Ari Sunoto; Ngadiyono; Santoso; Santoso; Bambang Wahyono, Siswanto; serta Ambar Sulistyarso; yang merupakan warga Semarang Barat.
Penggerebekan yang dipimpin langsung Kapolsek Semarang Barat, AKP Padli ini sempat membuat segerombolan pesta miras tersebut kalang kabut dan sebagian lari tunggang langgang. Bahkan, sebagian berusaha menyembunyikan miras yang dikonsumsi. Sayang, usaha tersebut sia-sia. Dengan cekatan, petugas berhasil meringkusnya.
Tujuh pelaku pesta miras ini langsung dibawa ke Mapolsek Semarang Barat. Saat dimintai keterangan, mereka berdalih pesta miras dilakukan sebagai penutupan menjelang puasa Ramadan. ”Hanya iseng, soalnya memasuki bulan puasa. Jadi ini iseng aja, pesta miras untuk terakhir sebelum puasa,” aku Santoso.
Aksi spontan itulah kemudian ditanggapi oleh rekan-rekannya. Bertujuh, mereka akhirnya memutuskan pesta miras di saat warga menyambut makan sahur. Mereka bahkan sudah mengoplos miras yang hendak dikonsumsi. ”Tadi baru mau mulai, sudah digerebek,” tambahnya menyesal.
Kapolsek Semarang Barat, AKP Padli mengatakan, dalam penggrebekan diamankan sejumlah barang bukti. Yakni 18 botol miras jenis congyang serta 10 liter minuman oplosan. Penggerebekan dilakukan setelah ada informasi maraknya peredaran miras di sekitar lokasi. ”Sempat ada yang hendak kabur, tapi berhasil kami amankan. Dari tujuh pelaku, satu di antaranya perempuan,” katanya.
AKP Padli menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan operasi penyakit masyarakat (pekat) untuk meminimalisasi kriminalitas dan beragam penyakit masyarakat lainnya. Terutama selama bulan suci Ramadan.
”Mereka (tujuh warga, Red) kami data, kemudiaan harus wajib melapor. Kami akan menindak tegas, jika kedapatan melakukan pesta miras lagi,” tambahnya. (fth/ida/ce1)