Langgar Aturan, APK Capres Dicopoti

302

KARANGAYU – Ratusan alat peraga kampanye (APK) calon presiden yang terpasang di jalan protokol Kota Semarang dicopot tim gabungan Kesbangpol Kota Semarang, Satpol PP, Panwaslu, dan KPU Kota Semarang karena melanggar aturan. APK di Jalan Pandanaran, Jenderal Sudirman, Mgr Soegiapranata ini diketahui menyalahi aturan lantaran dipasang dengan cara ditempel di pohon, tiang listrik, jembatan penyeberangan, taman kota dan melintang di jalan.
Ketua Panwaslu Kota Semarang Sri Wahyu Ananingsih mengatakan, penertiban APK akan dilakukan 3 kali pada beberapa tempat yang berbeda. Area penertiban dibagi dua yakni wilayah Semarang bagian barat dan Semarang bagian timur. ”Penertiban ini adalah kerja dari tim gabungan dengan sasaran APK yang melanggar Perwali no 30 A tahun 2013. Rencananya akan dilakukan 3 kali yakni di hari ini (kemarin, Red), Rabu dan Jumat depan atau sebelum masa tenang kampanye diselenggarakan,” katanya, Senin (30/6) malam.
Menurutnya, hampir semua APK yang dipasang menyalahi aturan, sehingga Panwas dan tim gabungan langsung menurunkannya. ”Setelah dilakukan pendataan dan verifikasi, jumlah APK capres nomor urut satu sebanyak 565 buah, sedangkan capres nomor urut 2 sebanyak 738 buah,” terangnya.
Petugas kembali akan menertibkan APK pada masa tenang yakni 7 dan 8 Juli mendatang. ”Kami harap pada masa tenang semua APK akan dibersihkan atau dilepas oleh tim sukses masing-masing,” harapnya. (den/ton/ce1)