Mantapkan Strategi Jelang Hari H

307

PEDURUNGAN – PDI Perjuangan Jateng mematangkan strategi untuk menghadapi hari-hari terakhir menjelang pemungutan suara Pemilu Presiden (Pilpres) pada 9 Juli mendatang. Rabu (2/6) ini, DPD PDI Perjuangan Jateng menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) dengan mengumpulkan seluruh pengurus DPC.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Agustina Wilujeng mengatakan Rakerda digelar untuk mengakhiri road show kampanye pemenangan Jokowi–Jusuf Kalla di 35 kabupaten/kota di provinsi ini. Dalam Rakerda yang rencananya akan dipimpin Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo tersebut, akan dimatangkan tugas masing-masing dalam memenangkan Jokowi–JK. Selain itu partai akan memastikan penempatan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS) beres. ”Posko Jokowi–JK juga harus dibuka 24 jam menjelang hari H. Di samping itu tim pelaporan penghitungan suara juga harus siap,” katanya.
DPD juga ingin memastikan setiap daerah pemilihan (dapil) dijaga dari kemungkinan adanya kecurangan maupun politik uang. ”Kami siapkan pasukan anti kecurangan dan anti-money politics,” imbuhnya.
Sementara itu, relawan pendukung Jokowi yang menamakan dirinya organisasi Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Jateng berkomitmen menjaga Pilpres 9 Juli mendatang dari berbagai kecurangan.
Para relawan ini pada hari pemungutan suara akan terjun ke beberapa TPS untuk turun langsung memantau. Ketua Umum KIB, Reinhard Parapat mengatakan, kuat indikasi terjadi berbagai kecurangan di Jateng, tak terkecuali politik uang. ”Karena di Jateng itu basis pendukung Jokowi, maka lawan akan gunakan cara-cara untuk menang bahkan money politics,” ungkapnya saat pelantikan pengurus KIB Jateng di Sate House Sriwijaya, Selasa (1/7) sore.
Untuk itu pihaknya berkomitmen, seperti relawan-relawan lain pendukung Jokowi untuk terjun langsung ke TPS mengawasi. ”Rakyat di bawah itu cenderung pragmatis. Kami juga akan melakukan pemantauan dengan para relawan berkoordinasi melalui telepon seluler. Saling kirim data juga foto, minimal untuk meminimalisasi kecurangan,” lanjutnya.
KIB diklaim sebagai organisasi independen, yang berdiri sejak 11 Desember 2013 lalu. Langkah mereka mendukung Jokowi karena dianggap memiliki kesamaan tujuan dan visi misi membangun Indonesia.
Pada kegiatan sore kemarin, mereka melakukan doa bersama untuk kemenangan Jokowi sebagai presiden. ”Gerakan pemuda harus berani, kita harus berani bergerak bekerja. Tanpa itu jangan coba-coba membicarakan tentang perubahan,” tegasnya.
Terpisah, Ketua DPD PDIP Jateng Heru Sudjatmoko mengatakan dukungan terhadap para relawan kepada Jokowi memang terus bermunculan. Ia mengajak semuanya sama-sama menjaga kondusivitas demi terselenggaranya pesta demokrasi yang kondusif serta bebas kecurangan. (ric/ton/ce1)