Waspadai Daging Glonggongan dan Formalin

298

DEMAK-Daging glonggongan dan makanan mengandung formalin, ditengarai marak dijual di pasar-pasar tradisional selama puasa dan menjelang Lebaran. Karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan.
Kepala Bappeluh KP, Tri Wahyu Hapsari mengatakan bahwa selain daging tidak sehat, pihaknya juga mengingatkan agar lebih berhati-hati dalam mengonsumsi bahan makanan yang mengandung bahan kimia formalin, seperti ikan, ikan panggang, bakso, mi dan lainnya.
Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Bappeluh setiap saat melakukan pemantauan di pasar-pasar tradisional. Yaitu, Pasar Bintoro, Gajah, Karanganyar dan Buyaran Karangtengah.
“Kami tetap harus waspada. Sebab, beberapa bulan lalu di Pasar Karangawen juga pernah ditemukan penjual daging glonggongan yang dicampur dengan daging celeng. Hal serupa jangan sampai terjadi lagi. Konsumen juga harus lebih jeli,” ujarnya.
Wahyu Hapsari menambahkan, terkait ketersediaan bahan pangan, hingga kini tidak ada masalah. Stok beras misalnya bisa mencukupi hingga Maret 2015. “Soal kenaikan harga menjelang Lebaran, kami belum akan menggelar operasi pasar. Sebab, operasi pasar baru bisa dilakukan jika kenaikannya mencapai 15 persen selama seminggu berturut-turut dibandingkan harga rata-rata dalam tiga bulan terakhir di pasaran,” katanya. (hib/ida)