Cinta Ditolak, Eka Dianiaya

284

CINTA ditolak, tangan bertindak. Itulah yang dilakukan PS, warga Gayamsari. Gara-gara cintanya ditolak, ia nekat menganiaya gadis yang ditaksirnya, yakni Atika Cahya Eka Kendaga, 20, warga Patompon, Gajahmungkur. Akibatnya, Eka mengalami luka memar di pipi kanan-kiri, serta luka sobek di bibir akibat dipukuli PS, yang masih rekan kerjanya sendiri. Tak terima dengan kejadian itu, Eka melaporkan PS ke Polrestabes Semarang.
Aksi penganiayaan itu terjadi Selasa (1/7) sekitar pukul 09.00 lalu. Sebelum kejadian, Eka bertemu dengan PS di dekat GOR Tri Lomba Juang tidak jauh dari SMK 4 Semarang. Begitu bertemu, keduanya terlibat pembicaraan. ”Kebetulan dia (PS) itu rekan kerja saya,” katanya.
Di tengah obrolan itu, PS mengutarakan isi hatinya dan mengaku suka dengan Eka. Tentu saja, Eka yang sudah bersuami kaget mendengar hal itu. PS mengaku sudah mulai mencintai Eka sejak setahun terakhir. Sebagai rekan kerja, keduanya memang sering bertemu di tempat kerja. ”Saya kaget, dia ngajak pacaran dan bilang suka kepada saya,” ujarnya.
Eka berusaha menguasai diri, setelah sempat shock begitu ’ditembak’ PS. Pelan-pelan ia mulai menjelaskan statusnya sudah bersuami dan tidak bisa memenuhi permintaan PS. Namun tak diduga, penolakan Eka membuat PS naik pitam. Seketika pukulan mendarat di wajah Eka. ”Dia langsung memukul. Saya tidak sempat menghindar. Padahal saya sudah menjelaskan pelan-pelan,” katanya.
Eka mengaku tidak hanya sekali mendapatkan bogem mentah dari PS. Beruntung, ia mampu menghindar. Meski begitu, Eka mengalami luka lebam di pipi kanan-kiri dan luka sobek di bibir. ”Mukulnya beberapa kali, untung saya mampu menghindar,” ujarnya.
Aksi nekat pelaku berhenti setelah diredam rekan Eka bernama Linda. Ia sempat berteriak minta tolong. PS akhirnya menghentikan aksinya, dan memilih pergi. Tidak terima dengan kejadian itu, Eka melaporkan PS ke Polrestabes Semarang. Hingga kemarin, laporan korban masih dalam penyelidikan petugas. (fth/aro/ce1)