Nikmatnya Ramadan di Masjid Kauman

385

SEMARANG – Masjid Agung Kauman Semarang, menjadi jujugan ratusan orang setiap harinya saat bulan Ramadan. Kebiasaan ini sudah turun temurun puluhan tahun lamanya. Masjid tertua di Semarang ini memang memberikan banyak ‘kenikmatan’ di bulan suci ini.
Kegiatan yang sudah menjadi tradisi wajib di Masjid Kauman selama Ramadan adalah Semaan Quran. Kegiatan khusus lain saat Ramadan di antaranya, menjelang maghrib adalah pengajian interaktif. Saat itulah takjil spesial mulai dibagikan kepada jamaah masjid. Kemudian usai salat tarawih ada kultum sebelum melaksanakan witir. “Kalau Ahad selenggarakan pengajian tematik Ba’da Ashar. Hari Jumat mujahadah dan pengajian dan sembako murah,” ujar Choiri.
Suasana masjid mulai ramai selepas salat dzuhur. Ratusan orang tersebut sengaja datang untuk mengikuti semaan Al-Quran atau menyimak lafalan Al-Quran dari Imam besar Masjid Agung Kauman yang kini sudah memasuki generasi ketiga. “Semaan Quran sudah diadakan di Masjid Agung secara turun menurun. Dahulu pengikutnya memang hanya belasan orang saja, tapi hingga kini jumlahnya semakin banyak, dan tidak hanya dari Semarang tapi jugadari sekitar Semarang,” terang Choiri, Panitia Amaliyah Ramadan Badan Pengelola Masjid Agung Kauman, Semarang.
Dia menambahkan, tradisi Semaan Quranini awalnya dirintis oleh KH Abdullah Umar. Setelah wafat, tradisi tersebut dilanjutkan oleh putra mendiang KH Abdullah Umar yaitu Mushoffa Abdullah Umar Lc. “Kini Semaan Quran dipimpin oleh KH Ahmad Naqib Nur Alhafidz, beliau merupakan imam besar Masjid Agung Kauman, yang dulunya merupakan murid dari KH Abdullah Umar,” terangnya.
Masjid Agung Kauman Semarang di bulan Ramadan kali ini juga menyiapkan ribuan liter air zamzam sebagai salah satu “menu wajib” dari takjil yang dibagikan kepada masjid saat berbuka. Sebagai pasangannya, air zamzam selalu dipadu dengan tiga butir kurma yang dibungkus plastik kecil. (bas/smu)