Tekan Bahaya Narkoba lewat Keluarga

284

WONOSOBO – Upaya mencegah bahaya penggunaan narkoba terus dilakukan. Apalagi penggunaan barang haram ini sampai ke desa-desa. Upaya menekan penggunaan narkoba ini dilakukan Kecamatan Kertek melalui kaum perempuan dan keluarga dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), di aula Kecamatan Kertek.
Menurut Camat Kertek HM Najib peredaran narkoba saat ini sampai ke pelosok desa. Untuk menekan bahaya ini, maka kaum perempuan ibu-ibu perlu memahami tentang bahaya narkoba agar memantau kecenderungan anaknya.
“Dengan dipahaminya efek negatif narkoba, para peserta sosialisasi, dari ketua dan pengurus TP PKK desa, serta perwakilan organisasi wanita se-Kecamatan Kertek, akan dapat memberikan pemahaman serupa di lingkungan masing-masing,”katanya.
Lebih lanjut, dalam acara yang menghadirkan kapolsek dan Kepala Puskesmas Kertek selaku narasumber itu, Najib juga menekankan perlunya para ibu menjaga suasana keluarga agar senantiasa terbuka dan jujur dalam menyikapi permasalahan yang muncul. “Orang tua mengedepankan pendidikan moral dan agama, serta memberikan teladan yang baik, agar mereka terhindar dari pergaulan bebas,” ujarnya.
Orang tua, menurut Najib juga bisa berperan sebagai motivator bagi anak-anak, agar mereka tetap semangat belajar demi masa depannya. “Ingin keluarga tetap harmonis, jauhilah segala jenis narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba),” imbuhnya.
Kapolsek Kertek AKP Tri Gumono  menyampaikan, peredaran narkoba kini sudah merambah hingga ke pelosok desa. Para ibu memiliki peran vital dalam mewujudkan lingkungan yang bebas narkoba.
“Dengan adanya pemahaman di kalangan ibu-ibu, akan bahaya narkoba, lingkungan di Kecamatan Kertek akan bisa terbebas dari peredaran narkoba dan sejenisnya,” paparnya.
Bagi mereka yang menemukan adanya hal-hal mencurigakan di lingkungannya, Tri berharap agar segera melaporkan ke Polsek Kertek, sehingga bisa dilakukan tindakan sebagaimana prosedur yang berlaku di kepolisian. “Peran masyarakat sangat penting menekan bahaya peredaran narkoba,”katanya. (ali/lis)