Kunjungan ke Borobudur Merosot

309

MUNGKID– Kunjungan ke Candi Borobudur mengalami penurunan yang cukup signifikan di setiap bulan Ramadan. Penurunan bahkan lebih dari 50 persen.
“Setiap bulan Ramadan tentu kunjungan menurun. Karena banyak yang fokus beribadah,” kata Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur, Bambang Irianto, kemarin.     
Penurunan jumlah wisatawan ini, kata dia bahkan mencapai lebih dari 50 persen. Jika di hari-hari biasa rata-rata kunjungan berkisar diangka 6000-7000 maka saat ramadhan hanya berkisar diangka 2000-2500.
“Apalagi sekarang ini musim libur sekolah. Penurunannya dibanding musim liburan tahun lalu jelas tinggi,” kata dia.   Dari data yang diperoleh di bagian tiket, kunjungan tiga hari sebelum Ramadan masih mencapai 15.346. Kemudian tanggal 27 Juni menurun diangka 8777 kemudian tanggal (28/6) 5772.  
Di hari pertama puasa yang ditetapkan pemerintah kunjungan turun jadi 4442 wisatawan. Tanggal 30 Juni 2781, (1/7) 2889 (2/7) 2632.
“Kebanyakan masih didominasi wisatawan rombongan sekolah,” kata Bambang.
Meski kunjungan mengalami penurunan di musim liburan ini, Bambang mengaku tak khawatir akan berdampak pada target tahun ini. “Karakteristik liburan sekolah sama liburan lebaran atau Natal dan tahun baru itu jelas beda. Kualitas tiket juga sudah beda,” katanya.       
Dia berharap kunjungan akan kembali pulih di Hari Raya Idul Fitri nanti. Dimana biasanya kunjungan mencapai puncaknya di H+2 dan H+3 Lebaran. “Kalau Lebaran biasanya yang datang rombongan keluarga, bukan pelajar,” terang Bambang.
Dendy Cristian, 23, salah satu wisatawan asal Jakarta mengaku memilih berkunjung ke Candi Borobudur di saat Ramadan. “Karena sepi jadi lebih bisa menikmati. Tidak terlalu ramai kayak hari-hari biasa,” katanya. (vie/lis)