Mega: Ambil Momen Kebangkitan Parpol

342

PEDURUNGAN – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta seluruh kader dan simpatisan bekerja keras memenangkan pasangan Jokowi-JK. Mega mengingatkan struktur partai bahwa pilpres kali ini adalah momen kebangkitan parpol bergambar banteng moncong putih tersebut, sehingga peluang memenangkan Jokowi-JK harus diambil.
Mega yang datang bersama Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo dan sejumlah pengurus DPP membakar semangat para kader di Panti Marhaenis, kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, Kamis (3/7). Dalam acara bertema ”Siaga 1 PDI Perjuangan untuk Jokowi-JK” tersebut, Mega memang mendadak turun ke Jateng dan membatalkan kunjungannya ke Sumatera.
Menurutnya, Pulau Jawa adalah inti pertarungan kampanye. Sehingga dia meminta seluruh elemen partai bergerak tanpa ada kata setengah hati, maupun setengah komplain. Mega menekankan Jateng yang merupakan kandang banteng harus bisa memenangkan Jokowi-JK. ”Jateng ini harus menang. Semua orang mengatakan, kalau menang di Jabar, bisa menang nasional, saya sih nggak percaya. Toh kalau Jabar masih goyang-goyang, saya masih punya Jateng,” ungkapnya.
Dia mengingatkan momen pilpres kali ini adalah kebangkitan PDI Perjuangan yang peluangnya harus diambil. ”Menangkan Jokowi-JK, yakinkan swing voters. Ayo kerja, kerja, kerja. Masak kalah sama nenek-nenek kayak saya,” paparnya dalam acara yang juga dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Heru Sudjatmoko itu.
Mantan Presiden Indonesia ini menambahkan, berdasarkan pengalaman di pemerintahan, maka pasangan capres-cawapres nomor 2 lebih unggul dibandingkan pesaingnya. Sebab cawapres nomor 2 memiliki pengalamanan menjadi wakil presiden yakni Jusuf Kalla saat menjadi wakil presiden berpasangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 2004-2009.
Sedang capres-cawapres nomor 1 paling banter Menteri Perekonomian (Menko) yakni Hatta Rajasa ketika menjadi Menko Perekonomian pada pemerintahan SBY-Boediono 2009-2014. ”Pak Prabowo tidak pernah di pemerintahan tapi di militer. Ini bukan fitnah tapi fakta,” tandasnya.
DPD PDI Perjuangan Jateng sendiri memberlakukan siaga I pada H-7 pelaksanaan Pilpres 9 April 2014. Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Agustina Wilujeng telah memerintahkan kepada segenap pengurus dan kader partai DPC, PAC, sampai tingkat ranting siaga di wilayah masing-masing.
Pemberlakuan siaga I ini, lanjut dia, karena ada informasi kubu capres lawan akan melakukan bumi hangus di Jateng. Upaya bumi hangus yang dilakukan kubu Prabowo untuk meraih kemenangan pilpres di Jateng, menurut Agustina menggunakan berbagai cara antara lain intimidasi, kecurangan, informasi teknologi (IT), dan politik uang. ”Untuk itu semua pengurus dan kader partai harus siap siaga di wilayah masing-masing guna menghadapi upaya bumi hangus itu,” ungkapnya.
Hari ini Megawati rencananya akan memimpin Pembekalan Siaga 1 di alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur. (ric/bis/ton/ce1)