Nikmatnya Berbuka dengan Kopi Arab

291

SEMARANG – Anda penggemar kopi? Silakan coba menikmati berbuka puasa dengan Kopi Arab. Kebiasaan berbuka dengan kopi Arab ini berlangsung di Masjid Menara, di Jalan Layur Semarang.
Kopi Arab dibuat dari aneka bahan yang kaya rempah di antaranya cengkeh, kayu manis, jahe, kapulaga, pandan, jeruk nipis dan aneka bahan lainnya yang diyakini dapat menyegarkan tubuh dan mencegah penyakit. Menu ini sudah menjadi tradisi turun temurun yang ada di daerah tersebut sejak awal masjid berdiri di tahun1802, atau di massa Hindia Belanda.
Tradisi berbuka dengan kopi Arab telah ada sejak masjid di kampung melayu ini berdiri, konon Kampung Melayu merupakan tempat hunian sebagian besar suku Melayu di Semarang pada tahun 1743 silam.
Ali Mahsun, Takmir Masjid mengatakan dulu pembuatan kopi dilakukan di dapur masjid, namun lama kemalamaan diserahkan kepada dirinya yang kebetulan bertempat tinggal di sebelah masjid. “Tradisi ini sudah sejak massa jaman nenek moyang,“ katanya kepada Radar Semarang.
Menjelang Adzan Magrib, beberapa pengurus masjid membawa bebarapa teko untuk dibagikan kepada jamaah ataupun musafir yang datang lengkap dengan kurma, kue. “Setiap hari kami menyediakan 50 cangkir kopi kepada jamaah yang datang,“ paparnya.
Safirul Hanif, 26, salah satu warga mengaku sering datang ke Masjid Menara untuk menikmati secangkir kopi Arab. “Berbuka dengan kopi ini tidak membuat lambung perih, malah badan terasa sangat hangat,“ akunya. (den/smu)