Pemilih Luar Kota 346 Orang

273

TEMANGGUNG—Pengajuan formulir A5 untuk pencoblosan di Kabupaten Temanggung pada pilpres 9 Juli mendatang meningkat. Hingga kemarin, angka permintaan yang telah dikantongi Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat mencapai 346 orang. Jumlah tersebut berasal dari sejumlah kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Ketua KPU Temanggung Sujatmiko mengatakan, kepastian itu dibuktikan dari ke 346 orang tersebut telah meminta formulir A5 (surat pindah untuk memilih ke daerah lain) ke KPU hingga Kamis (3/7) ini. “Kami sudah menerima sebanyak 346 jiwa pemilih dari luar kabupaten Temanggung yang akan menggunakan hak pilihnya pada pemilu presiden dan wakil presiden mendatang di TPS Temanggung dengan meminta A5,” katanya.
Disebutkan, ratusan warga yang meminta A5 ini berasal dari berbagai daerah seperti Lampung Timur, Bandar Lampung, Medan, Palembang, Samosir, Balikpapan, Surakarta, Bantul, Jogjakarta, Blitar, Jakarta, Banjarnegara, Boyolali dan masih banyak daerah lainnya.
“Mereka ini yang meminta langsung ke KPU, kemungkinan jika ditambah dengan permintaan A5 di seluruh Kabupaten Temanggung jumlahnya bisa lebih dari 346 pemilih,” katanya.
Ia menuturkan, ratusan warga yang meminta A5 ini rata-rata adalah pelajar, mahasiswa, santri dan karyawan yang asalnya dari luar kabupaten Temanggung namun tinggal sementara di Temanggung.
“Sampai H – 3 kami masih melayani permintaan A5, dengan satu catatan harus membawa KTP asli,” terangnya.
Dijelaskan, KTP tersebut nantinya akan di gunakan untuk mengecek status dari peminta A5 itu sendiri. Apakah sudah terdaftar menjadi pemilih atau belum. Jika sudah terdaftar maka A5 bisa langsung diberikan, namun jika yang minta A5 belum terdaftar maka A5 tidak akan diberikan sebelum ada keterangan jelas dari daerah asal.
Langkah ini sebagai antisipasi adanya daftar nama ganda di antara dua daerah yang berbeda, karena bisa jadi peminta A5 tersebut belum terdaftar dalam DPT, namun di daftar dalam daftar pemilih khusus.
Sementara itu Budiarto, 56, warga Purwokerto yang datang ke KPU Temanggung untuk meminta A5 mengaku pemilihan presiden ini menjadi momen yang sangat penting karena akan menentukan nasib masyarakat hingga 5 tahun mendatang. (zah/lis)