Dishub Petakan Jalur Macet

376

WONOSOBO –  Persiapan jelang Lebaran, mulai dilakukan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Wonosobo. Di antaranya dengan melakukan pemetaan daerah rawan macet, hingga persiapan penambahan armada untuk arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Persiapan untuk menghadapi Lebaran sudah mulai kami lakukan, rencana pengaturan jalur sampai penambahan bus,” kata Kepala Dishubkominfo Kabupaten Wonosobo, Haryono kemarin (4/7).
Haryono mengatakan, armada angkutan selama Lebaran cukup memadai. Jumlah seat (kursi) yang tersedia untuk menampung penumpang selama arus mudik dan arus balik, lebih dari 82 ribu. Sementara armada bus, baik AKDP, AKAP, bus pariwisata, angkutan dalam kota, hingga taksi, mencapai 1.227 unit.
“Dari bus antarprovinsi sampai sarana tranportasi lokal sudah kami siapkan,”katanya.
Untuk keamanan pengguna jalan, pihaknya telah memasang 381 unit rambu lalu lintas, 20 RPPJ, dan 16.630 meter guardrill. Kelengkapan rambu lain, seperti APILL, warning lamp, marka jalan, cermin tikung, zebra cross, dan LPJU juga dikatakan Haryono sudah mencukupi.
“Kawasan Wonosobo, sebagian besar pegunungan berkabut. Sehingga pemasangan rambu ini sangat penting dalam membantu pengguna jalan,” ujarnya.
Sedangkan untuk antisipasi kemacetan, kata Haryono, ada beberapa titik, di antaranya pasar tumpah Kertek, Selomerto, Kejajar dan Garung. Untuk wilayah Kecamatan Kertek, selain bekerja sama dengan kepolisian, juga dengan warga Kertek. “Kerja sama dengan masyarakat memberikan dampak baik dalam mengurai kemacetan di jalan raya,”katanya.
Untuk lokasi lain, kata Haryono, Jalan Wonosobo- Dieng tepatnya di Pasar Garung dan Pasar Kejajar parut diantisipasi. Karena jalur ini termasuk jalur padat utamanya memasuki liburan Lebaran. Karena banyak wisatawan yang berlibur melalui jalur ini.
“Di tiap titik yang rawan macet itu, sudah kami siapkan petugas, harapannya tidak terjadi kemacetan panjang,” tandasnya. (ali/lis)