Masih Banyak yang Belum Dicopot

267

APK yang Melanggar

TEMANGGUNG – Beberapa alat peraga kampanye (APK) milik kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang terpasang di sejumlah titik di dalam kota Temanggung masih berdiri tegak. Padahal APK tersebut melanggar peraturan dan perundang-undangan dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 ini.
Sebelumnya pada Senin (30/6) lalu tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perkerjaan Umum, Dishubkominfo, Polres, TNI, KPU dan Panwaslu Temanggung telah menertibkan APK bersama tim pemenangan kedua calon presiden dan wakil presiden.
Namun, tim gabungan tidak tidak bisa bertindak banyak, sebab penertiban APK sepenuhnya menjadi wewenang dari tim pemenangan kedua pasangan calon presiden. Selama penertiban tim gabungan hanya membantu dan memfasilitasi saja.
Terkait dengan masih banyaknya APK yang terpasang melanggar, Ketua Panwaslu Kabupaten Temanggung Murti Anggono mengatakan, saat ditertibkan APK Senin (30/6) lalu, jumlah personel dari tim pemenangan kedua pasangan calon presiden terbatas sehingga kemungkinan belum semua APK yang melanggar diturunkan atau dipindahkan.
“Saling tunggu, jadi ketika akan menertibkan APK milik pasangan nomor satu atau nomor tim pemenangan dari kedua calon tertinggal, sehingga mengulur waktu. Padahal sesuai kesepakatan dan UU yang berlaku kami tidak berhak menurunkan APK,”ujarnya.
Oleh sebab itu, katanya, sampai saat ini masih banyak APK yang terpasang di tempat-tempat yang melanggar. Misalnya, dipasang di pohon-pohon, di taman kota, melintang jalan, di tiang listrik dan beberapa tempat lainnya. 
“Kami sudah merekomendasikan lagi kepada KPU, kemungkinan penertiban akan kembali dilakukan Senin (7/7) mendatang,” tandasnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Temanggung Yami Blumut mengatakan seusai dengan PKPU Nomor 16 Tahun 2014 tentang Kampanye Calon Presiden dan Wakil Presiden pasal 21 ayat 5, yakni, pasangan calon dan atau tim kampanye wajib membersihkan alat peraga satu hari setelah masa kampanye berakhir. “Sesuai dengan kesepakatan dan PKPU jika dalam waktu tersebut tidak dibersihkan oleh tim kampanye maka akan dibersihkan oleh tim gabungan,” tandasnya. (zah/lis)