Nyaman Jadi Dancer

455

ADINDA Rizky Amalia merambah dunia modeling sejak kecil. Sejumlah kompetisi modeling diikuti dan berhasil menyabet juara. Di antaranya, juara I model Kontes Extravaganza dan juara I Peragawan-Peragawati Pemilihan Model Indonesia se–Jateng.
Selain itu, siswi SMA Negeri 11 Semarang ini juga pernah terpilih menjadi Duta Model Pemilihan Proklamasi Indonesia Award se–Jateng dan DIJ, Juara II Top Superstar Central City, serta Juara II Modeling Kontes se–Kota Semarang.
”Aku suka modeling dari TK gara-gara lihat di TV. Pertama kali ikut lomba Kartinian gitu dan langsung menang,” kata gadis yang tinggal di Jalan Pucang Indah VII No 11, Pucang Gading ini kepada Radar Semarang.
Setelah 8 tahun menjalani rutinitas sebagai model, sejak 2009, Dinda– sapaan akrabnya— mulai mengikuti kegiatan dance. Bersama grup dancer-nya, D4G Junior, gadis kelahiran Semarang 9 Desember 1996 ini pernah beberapa kali memenangkan kompetisi dance.
Di antaranya, Juara I Dance Competition Festival Anak Bangsa se–Jateng, Juara I Modern Dance Tingkat SMA/SMK se–Jateng, Juara II Street Dance Competition, dan Juara III Dance Competition Nasmoco Carnaval Comunity. Seringnya mengikuti kompetisi dance membuat Dinda memiliki banyak pengalaman.
”Pernah waktu lomba di Jogja salah satu persyaratannya satu tim harus dari satu sekolah yang sama. Tapi timku nggak. Awalnya sih panitia nggak tahu. Tapi, akhirnya ketahuan juga dan timku didiskualifikasi,” kenang putri pasangan Fajar Priyadi dan Citra Suandari ini.
Dinda mengaku, setelah mengenal dance, merasa lebih nyaman menjadi seorang dancer daripada model. ”Nggak tahu kenapa, aku lebih nyaman jadi dancer. Dan aku nggak akan berhenti ngedance sampai kapan pun,” tutur cewek yang hobi berenang ini. (mg3/aro/ce1)