Bangun 1.500 Jamban, Siap Pecahkan Rekor

342

KRAMAS — Sekitar 30 ribu keluarga di Kota Semarang belum memiliki jamban yang sehat. Setiap tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengeluarkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membuat sarana mandi, cuci, kakus (MCK) komunal dan pembuatan sanitasi instalasi pengelolaan air limbah (IPAL).
”Karena keterbatasan dana sehingga Pemkot membuat MCK secara umum,” ungkap Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dalam acara Program Jambanisasi di Kota Semarang kerja sama Pengda Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Jateng, Rotary Club Semarang, Pemkot Semarang dan Kodam IV/Diponegoro di Kelurahan Kramas Kecamatan Tembalang, Senin (7/7).
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sunindyo mengatakan, setiap tahun ada sekitar 165 ribu orang meninggal karena sakit akibat lingkungan tak sehat. Diharapkan, jambanisasi ini mampu meminimalisir kematian tersebut dan masyarakat Semarang bisa lebih sehat.
Kegiatan ini juga direncanakan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri). Saat ini yang tercatat di Muri berasal dari Kalimantan dengan 1.200 jamban. Sementara di Semarang direncanakan akan membangun 1.500 jamban. ”Ini dilakukan untuk memberikan semangat kepada masyarakat agar lebih giat,” katanya.
Perwakilan PABBSI dan Rotary Club, Agus S. Winarto mengatakan sampai saat ini ada 40 juta keluarga di Indonesia yang tidak memiliki jamban. Pihaknya menggandeng TNI untuk mewujudkan jambanisasi di Semarang. ”Kalau dikerjakan secara sendiri maka akan lama waktunya tetapi kalau dikerjakan secara bersama-sama akan cepat waktunya,” katanya.
Dandim 0733 BS Semarang Letkol Inf Muhammad Taufiq Zega mengatakan, jambanisasi di Kota Semarang dilaksanakan di Kecamatan Tembalang, Mijen dan Gunungpati. Rinciannya di Kelurahan Rowosari akan dibangun 109 unit jamban, Tandang (410), Jatibarang (118), Kedungpane (137), Ngadirgo (108), Tambangan (111), Pakintelan (105), Nongkosawit (104), Sukorejo (186) dan Sumurejo (119). Pengerjaan melibatkan personel Kodim 0733 BS/Semarang, Batalyon Arhanudse 15, Batalyon Zipur 4/TK, Yonif 400/R dan Yonka 2 Tank. ”Kegiatan ini dimulai dari 1 Juli sampai 31 Agustus mendatang,” katanya. (hid/ton/ce1)