Waspadai Politik Uang dan Intimidasi

290

GUBERNURAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng mewaspadai praktik politik uang dan intimidasi yang dilakukan pihak-pihak tertentu di hari pemungutan suara Pilpres, Rabu (9/7). Hal lain yang dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan adalah memastikan data A5 dan daftar pemilih khusus (DPK) benar-benar by name by address.

”Sampai hari H masih ada potensi money politics dan intimidasi pemilih, kami konsen pengawasan ke sana,” ujar Ketua Bawaslu Jateng Abhan Misbach usai Deklarasi Mewujudkan Pilpres Damai 2014 di Jateng ”Siap Menang Siap Kalah” di gedung Ghradika Bakti Praja, kompleks Gubernuran, Senin (7/7). Deklarasi Pemilu Damai kemarin diprakarsai Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan diikuti Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) dan perwakilan tim pemenangan kedua pasangan calon.

Ia menambahkan, di masa tenang, pengawasan yang dilakukan di antaranya memastikan seluruh logistik pilpres sudah sampai di TPS dan PPS pada H-1. Kemudian memastikan pengguna kartu A5 dan DPK yang cukup banyak, benar-benar sesuai aturan. ”Kami pastikan data dari KPU by name by address sehingga tidak ada penyalahgunaan,” imbuhnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Joko Purnomo memastikan semua logistik pilpres 100 persen sudah siap. Kekurangan 167 ribu surat suara sudah diselesaikan per 5 Juli lalu. Dia mengungkapkan pada pilpres tahun ini penggunaan kartu A5 meningkat signifikan karena sebagian besar pengguna akan menggunakan hak pilih di perantauan sebelum mudik Lebaran. ”Jumlahnya di Kota Semarang saja 4.300 orang. Di Jateng lebih dari angka 10 ribu,” paparnya.

Kapolda Jateng Irjen Nur Ali menyatakan jajarannya siap mengamankan Pilpres 2014. ”Polri mendata dari TPS, kita data dan amankan supaya menjaga kualitas pemilu, doain mudah-mudahan tidak ada kerawanan,” katanya.

Sementara itu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan Deklarasi Pilpres Damai dilakukan untuk menjaga situasi kondusif dan mengajak berdemokrasi damai di Jateng. ”Tentu semua harus siap menang, siap kalah. Sampai hari ini di Jateng semua masih berjalan oke oke saja, teman-teman sigap dengan tupoksi dan kita siap men-support,” paparnya. (ric/ton/ce1)