Percepat Pembangunan Rest Area

313

BAWEN – Jumlah kendara­an yang melintas di ruas tol Semarang-Ungaran pada puncak arus mudik nanti diperkirakan mencapai 29 ribu kendaraan. PT Trans Marga Jateng (TMJ) akan mempercepat lelang pembangunan rest area di ruas tol Semarang-Bawen mengingat di lokasi tersebut memerlukan tempat istirahat bagi pengemudi yang lelah.
Direktur Teknik dan Operasional PT TMJ Ari Nugroho mengatakan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H–2 Lebaran. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada H+4 Lebaran. Dia memperkirakan rata-rata Lalu Lintas Harian (LHR) pada arus mudik dan balik mengalami kenaikan 20 persen dari LHR triwulan I. ”Dengan kenaikan 20 persen, diperkirakan jumlah kendaraan yang melintas mencapai 28 ribu untuk ruas Ungaran-Bawen dan 29 ribu untuk ruas Semarang–Ungaran,” katanya usai Gelar Pasukan Pengamanan Arus Lalu Lintas Lebaran 2014 di gerbang tol Bawen, kemarin.
Meski frekuensi kendaraan meningkat, dia menyatakan dengan angka itu, tingkat kepadatannya masih rendah. Namun kepadatan diperkirakan terjadi di gerbang tol, khususnya di Banyumanik. Guna mengatasi masalah tersebut, pihaknya akan melakukan sistem jemput bola.
Menurutnya kecelakaan yang selama ini terjadi didominasi kecelakaan tunggal akibat pengemudi mengantuk dan tidak konsentrasi. Karenanya dia meminta pengemudi yang lelah untuk beristirahat di posko mudik yang akan disiapkan di gerbang tol Banyumanik dan Bawen.
Ari mengakui di ruas tol Se­marang-Bawen belum ada rest area. Padahal lokasi itu sangat dibutuhkan. Pihaknya akan mempercepat lelang pembangunan rest area di ruas itu. ”Satu rest area sedang proses lelang, saya kira 2 minggu ke depan sudah diketahui pemenang lelangnya,” katanya. Sesuai masterplan, direncanakan ada 8 titik rest area di sepanjang ruas tol Semarang-Solo. Dia meminta bagi ruas tol yang sudah beroperasi segera dibangun rest area. (ric/ce1)