Jangan Over Percaya Diri

343

SEMARANG – Di atas kertas, tim PSIS Semarang memang lebih diunggulkan untuk bisa mengambil poin penuh atas tamunya PPSM Magelang di laga lanjutan kompetisi Senin (11/8) pekan depan. Selain modal kemenangan 1-3 di kandang PPSM pada putaran pertama lalu, saat ini tim Mahesa Jenar juga memiliki waktu persiapan yang lebih matang dibanding PPSM yang baru mulai berlatih setelah libur lebaran pada Senin (5/8) kemarin.

Apalagi, bada krisis finansial yang kini mendera tim bejuluk Laskar Tidar tersebut bakal menghambat persiapan teknis mereka untuk menghadapi sisa empat laga babak penyisihan Grup 4 yang kini masih harus di lakoni. Namun hal tersebut menurut Direktur Teknis PSIS, Setyo Agung Nugroho tidak lantas menjadikan anak-anak PSIS merasa di atas angin. Pihaknya berharap Fauzan Fajri dkk tetap fight menghadapi sisa laga lanjutan. “Ya kami berharap anak-anak tidak usah berfikir soal kondisi yang saat ini dialami tim lain. Kita harus fokus mempersiapkan diri saja untuk menghadapi sisa pertandingan. Jangan sampai over confidence,” tegas Agung.

Agung juga menambahkan, laga versus PPSM besok akan menjadi laga yang penting bagi PSIS untuk mengamankan satu tiket ke babak lanjutan yaitu babak 16 besar sehingga raihan tiga poin kemenangan menjadi sangat penting bagi Fauzan Fajri dkk. “Yang penting kita meminta kepada anak-anak untuk tetap fight. Apalagi berkaca pada pengalaman tim-tim lain yang bertemu dengan PSIS pasti memiliki motivasi lebih untuk menang atas kita,” tegas mantan manajer PSIS itu.

Di temui di tempat yang sama di Stadion Jatidiri kemarin, manajer tim PSIS, Wahyu ‘luluk’ Winarto mengatakan, PSIS akhirnya batal menggelar pertandingan malam di sisa dua pertandingan kandang versus PPSM (11/8) dan Persip Pekalongan (15/8) besok. “Kita sudah putuskan akhirnya batal menggelar pertandingan malam. Pertimbangannya karena akses penonton untuk ke stadion kalau malam hari akan lebih sulit, selain itu biaya operasionalnya juga akan membengkak,” tegas Liluk.

Liluk juga menambahkan, di dua sisa laga kandang ini PSIS juga tetap ingin memaksimalkan pemasukan finansial melalui penjualan tiket kandang mereka untuk mensupport keuangan mereka menghadapi sisa kompetisi ini. “Untuk sementara rekor jumlah penonton di kandang masih terjadi ketika kita menjamu Persis Solo lalu. Ya harapan kami penonton dan supporter bisa terus memberi support kepada tim terutama di laga kandang,” pungkas Liluk. (bas/smu)