Shelter Alun-Alun Batang Mangkrak

311

BATANG–Pembangunan tahap I mega proyek Alun-Alun Kabupaten Batang senilai Rp 3 miliar, mulai mangkrak. Penataan shelter untuk pedagang kaki lima (PKL) tidak dapat digunakan secara maksimal, lantaran air dan listrik tidak berfungsi dengan baik.
Solihin, 42, pengguna salah salah shelter PKL mengungkapkan bahwa pembangunan shelter PKL di sisi barat dan timur Alun-Alun Batang, tidak memenuhi kebutuhan dari pedagang. Menurutnya, fasilitas air dan listrik tidak bisa digunakan secara maksimal, sehingga keberadaan shelter justru menambah biaya operasional pedagang.
“Kami terpaksa beli air, karena tidak disediakan air bersih. Harusnya pembangunan awal shelter pedagang, bisa memenuhi kebutuhan dasar pedagang, seperti air dan listrik, bukan seperti ini,” ungkap Solihin.
Menurutnya, jika Pemkab Batang tidak menata shelter dengan baik, anggaran yang sudah dihabiskan sebesar Rp 3 miliar, tidak akan mengubah apapun. Alun-Alun Batang akan menjadi kumuh, tidak beda dengan pembangunan pada lapak pedagang kaki lima lainnya.
Selain itu, imbuhnya, tidak adanya pembatas ruang antar pedagang, juga bisa menimbulkan konflik antar pedagang. “Bangunan shelter saja tidak ada pembatas, menyulitkan pedagang. Karena, jika tempatnya terpakai sedikit untuk orang lain, pedagang pasti tidak berkenan,” kata Solihin.
Pengurus Paguyuban Pedagang Kaki Lima, Alun Alun Batang, Rasmadi juga menyatakan bahwa agar tidak menimbulkan penafsiran yang salah terhadap penataan Alun-Alun Kota Batang, Pemkab harus segera merealisasikan pembangunan Alun Alun Kota Batang secara tuntas.
“Pembangunan Alun-Alun Kota Batang selama ini, memang terkesan mangkrak. Karena banyak fasilitas yang tidak bisa digunakan. Harusnya, Pemkab segera menyelesaikan pembangunan Alun-Alun Kota Batang, hingga tuntas, jangan dibiarkan seperti ini,” tandas Rasmadi.
Sementara itu, Kabag Pengendalian Pembangunan Setda Kabupaten Batang, Ari Yudianto menegaskan bahwa sesuai rencana, proyek penataan Alun-Alun Batang tahap II akan direalisasikan tahun 2014 ini dengan anggaran Rp 2,8 miliar. Menurutnya, Pemkab tak hanya menata fisik alun-alun, tetapi juga para pedagangnya.
“Sisi barat dan timur rencananya akan difokuskan untuk para PKL, melalui shelter-shelter yang sudah dibangun pada tahap pertama. Insya Allah pembangunan Alun-Alun Batang, tahun ini selesai,” tegas Ari Yudianto. (thd/ida)

Pembangunan Tahap II Selesai Tahun Ini