Manfaatkan Botol Bekas, Bidik Kejuaraan di Jepang

322

Tim Water Rocket Competition (WRC) SMP IT PAPB Semarang merupakan satu dari dua tim yang mewakili Kota Semarang dalam Kejurda Roket Air 2014 yang digelar di PRPP Jawa Tengah Semarang belum lama lalu. Tim roket air ini sudah menorehkan banyak prestasi. Seperti apa?
AHMAD FAISHOL, Tawangmas
DI antara sekian peserta yang tengah mengikuti Kejurda Roket Air 2014 beberapa waktu lalu, ada satu tim yang beda. Karena tim roket air ini beranggotakan siswa cukup banyak. Tim water rocket competition SMP IT PAPB Semarang memang selalu menurunkan personel paling banyak setiap kali mengikuti kompetisi roket air.
”Kali ini kami memberangkatkan 15 anak. Masing-masing anak membawa satu roket air. Kenapa kami selalu mengirim banyak, karena di sekolah kami memang ada kegiatan ekstra untuk itu,” ungkap Mulyono, guru pembimbing.
Mulyono menjelaskan, meski ekskul roket air baru berdiri kurang lebih dua tahun, namun prestasi yang didapat cukup membanggakan. Yakni, pernah menyabet penghargaan best design dan juara harapan I dan juara VII pada Kejurda Roket Air 2013. Yang terbaru, mereka berhasil meraih penghargaan best design dan juara II tingkat Jateng dan DI Jogjakarta.
”Kami juga pernah mewakili Jateng pada Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2013 yang diselenggarakan di Kementerian Riset dan teknologi Serpong Tangerang. Hanya saja, kami belum meraih juara,” ungkapnya.
Karena itulah, lanjut Mulyono, tahun ini mereka bertekad mengulang kembali dengan menjuarai tingkat Kejurda Jateng dan mengikuti Kejurnas serta membawa pulang juara. ”Target kami dapat mengikuti kejuaraan internasional di Jepang yang diselenggarakan akhir tahun ini,” akunya.
Untuk menyiapkan itu semua, mereka giat berlatih dan mempersiapkan mental. Selain itu, terus mengasah kemampuan dengan terus melakukan percobaan-percobaan. ”Permainan ini ada kaitannya dengan pelajaran Fisika. Jadi, bisa dimanfaatkan untuk bermain sambil belajar,” katanya.
Mulyono menjelaskan, untuk merancang sebuah roker air yang baik diperlukan hitung-hitungan tentang rumus yang ada dalam ilmu Fisika. Yakni, harus mengetahui tentang ukuran volume air, sudut, jarak, berat, dan tekanan (massa) suatu roket. ”Jika perhitungannya tepat, maka laju roket akan menjadi akurat dan tepat pada sasaran,” ungkapnya.
Ditambahkan, untuk mengetahui itu semua diperlukan toeri hukum Newton III (aksi reaksi), aerodinamika, gravitasi, parabolik, dan lain sebagainya. Hebatnya, rumus-rumus tersebut telah dimasukkan ke dalam sistem excel dan bisa langsung disimulasikan. ”Kadang yang menjadikan tidak tepat adalah faktor angin dan cuaca. Kita harus pintar-pintar menyiasatinya,” katanya.
Ketua Tim WRC SMP IT PAPB Semarang, Ahmad Niam Syukri, menjelaskan, untuk membuat roket air cukup mahal untuk ukuran siswa SMP. Paling tidak membutuhkan minimal Rp 50 ribu untuk satu roket air. Untuk menyiasatinya, kata Niam, biasanya para anggota ekskul melakukan iuran. Sehingga tidak membebani pihak sekolah. ”Biasanya kami iuran setiap minggunya Rp 2 ribu,” ujarnya.
Sedangkan untuk membuat roket air, biasanya ia menggunakan botol bekas. Sedangkan untuk pemberat, pihaknya menggunakan malam atau koran bekas. ”Kalau yang bekas tidak ada, kami baru beli,” ucapnya.
Pengalaman yang paling berkesan bagi Niam dan kawan-kawan adalah ketika waktu latihan pernah dikejar-kejar anjing. Selain itu, pada saat mengikuti kejuaraan pernah menempati satu ruangan berukuran 3×4 meter untuk 12 orang. ”Karena itulah kami sempat dilarang oleh kepala sekolah untuk sementara. Tapi, setelah prestasi yang kami dapat bagus, akhirnya diizinkan lagi,” aku siswa kelas IX D ini.
Sejak itu, tim roket air sekolahnya hampir selalu mengirimkan siswanya mengikuti kejuaraan yang ada. Tidak hanya di tingkat Kota Semarang, tetapi juga tingkat Jateng hingga nasional. ”Alhamdulillah, kami selalu dapat juara,” ucapnya.
Menurut Niam, prestasi tersebut diraih tidak terlepas dari semangat mereka yang mengusung moto: aku datang, aku berjuang, aku menang dalam setiap pertandingan. ”Jika mau melihat kegiatan-kegiatan kami lainnya, bisa melihat website kami di roketprestasi.blogspot.com,” ujar Niam berpromosi. (*/aro/ce1)